"Yang bersangkutan menyerahkan diri ke Polda, lalu langsung diamankan Propam. Dia akan dibawa untuk disidik ke Polres Bone," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung pada Detikcom, Rabu (17/8).
Sebelumnya diberitakan, jenazah korban berusia sekitar 20 tahun, tanpa identitas ditemukan oleh pengembala sapi di sekitar perkebunan tebu, dengan kondisi mengenaskan. Kondisi wajah korban tidak bisa dikenali lagi. Dalam tas korban juga tidak ditemukan kartu identitas. Satu-satunya petunjuk yang didapatkan anggota Polsek Kajuara adalah dua lembar pas foto korban, alat kosmetik dan bra berwarna hitam yang tersimpan dalam tas korban.
Identitas korban kemudian diketahui bernama Harmawati, setelah rekan korban mengenali foto yang beredar di media, yang menampilkan jas almamater sekolah kebidanan di Kab. Gowa, Sulsel. Korban diketahui berasal dari Tinanggea, Kab. Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, yang tinggal sendirian di sebuah rumah kost di jalan Landak Baru, Makassar. (mna/trw)











































