Peringatan Keras Kadaker Makkah Pada Katering: Jangan Kecewakan Jemaah!

Laporan dari Arab Saudi

Peringatan Keras Kadaker Makkah Pada Katering: Jangan Kecewakan Jemaah!

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 17 Agu 2016 12:04 WIB
Peringatan Keras Kadaker Makkah Pada Katering: Jangan Kecewakan Jemaah!
Pertemuan Kadaker haji dengan penyedia katering (Foto: Racmadin Ismail/detikcom)
Jakarta - Sebelum kedatangan jemaah haji Indonesia di Makkah, 23 perusahaan penyedia katering dikumpulkan. Mereka diberi peringatan keras agar tak main-main dengan konsumsi jemaah.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Arsyad Hidayat menyampaikan peringatan itu, Selasa (16/8/2016) malam di hotel Dar Hadi-Aziziah, Makkah. Selain pemilik katering, hadir juga para koki atau juru masak dari masing-masing katering. Semua dikumpulkan agar mendapat pemahaman yang sama terkait pentingnya memberikan pelayanan yang baik pada jemaah.


Pertemuan Kadaker haji dengan penyedia katering (Foto: Racmadin Ismail/detikcom)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua dapur agar berlomba memberikan layanan katering terbaik buat jemaah haji Indonesia. Karena perusahaan yang baik akan direkomendasikan untuk memberikan pelayanan tahun berikutnya," kata Arsyad.

"Kalau ada catatan kualitas yang kurang baik, misalnya volume kurang dan distribusi telat, jangan harap tahun depan dikontrak lagi," tegasnya.

Arsyad menambahkan bahwa ada kebijakan baru dalam distribusi katering tahun ini. Kalau sebelumnya distribusi katering dimulai pada kesempatan pertama kedatangan jemaah haji Indonesia di pemondokan, tahun ini hal itu tidak diberlakukan lagi. Proses distribusi katering baru dilakukan satu hari setelah kedatangan.


Pertemuan Kadaker haji dengan penyedia katering (Foto: Racmadin Ismail/detikcom)


"Ini penting supaya kita tahu jumlah riil jemaah haji berapa. Tahun lalu banyak makanan yang disiapkan melebihi jumlah jemaah karena diberikan sejak awal kedatangan. Padahal selisih katering itu tidak mungkin kita bayar," ujarnya sembari menggarisbawahi kalau persoalan ini pada tahun 2015 lalu juga menjadi pertanyaan para pengawas.

Untuk memudahkan proses distribusi, Arsyad juga meminta seluruh penyedia katering untuk menjalin kerja sama yang baik dengan pihak hotel. Kerjasama kedua belah pihak penting untuk memastikan makanan yang sudah siapkan bisa masuk dan didistribusikan ke jemaah di pemondokan.

"Tahun ini akan kita siapkan surat dari Kantor Urusan Haji kepada para pemilik hotel bahwa dapur A sudah kontrak dengan PPIH dan akan memberikan layanan di pemondokan B," tuturnya.

Selain itu, Arsyad juga meminta agar para pemilik katering memantau kinerja para pegawainya di lapangan. Berdasarkan evaluasi, kadang ada yang tidak bertugas sebagaimana mestinya. "Kadang ada orang yang bertugas tidak amanah. Kita mohon kerjasamanya," tegasnya.

Sebagai penutup, Arsyad mengingatkan bahwa para jemaah haji adalah tamu Allah. Katering adalah bagian dari proses mabrurnya jemaah haji. Bila para perusahaan membantu para jemaah mencapai haji mabrur, maka Insya Allah pahalanya akan ikut merasakan. Namun sebaliknya, bila para perusahaan tega bermain-main dengan tamu Allah, maka akan berdosa.

"Tolong jangan kecewakan jemaah haji. Mereka adalah tamu Allah. Kalau pada tamu biasa kita bisa baik, masa pada tamu Allah tidak?" pesan Arsyad.

"Semoga ini jadi ajang untuk melakukan kebaikan oleh kita semua," tambahnya.

PPIH Arab Saudi telah melakukan kontrak kerjasama dengan 23 perusahaan katering di Makkah. Dari jumlah itu, 12 perusahaan merupakan penyedia katering yang menunjukan kinerja terbaik pada tahun lalu sehingga kembali dipercaya untuk menyediakan makanan bagi jemaah haji Indonesia. Sedangkan sebelas perusahaan lainnya merupakan penyedia katering yang baru akan melayani kateriang jemaah haji pada tahun ini.

Berikut daftar perusahaan penyedia katering dan jumlah produksinya untuk jemaah:

01. AL HUSSAM 24.500 JAMAAH
02. AL AHMADI 10.500 JAMAAH
03. RUWAD MAKKAH 7.000 JAMAAH
04. RAGHAIB 7.000 JAMAAH
05. AL ZAD 6.000 JAMAAH
06. HUSAM MUA'LI 6.000 JAMAAH
07. AL HODHOD 6.000 JAMAAH
08. JAWHARAT ASIA 5.000 JAMAAH
09. BIN MARTA 5.000 JAMAAH
10. AL MUNIEF 5.000 JAMAAH
11. AL SALIMI 5.000 JAMAAH
12. REMAS 6.000 JAMAAH
13. AL TAMAYOZ 5.000 JAMAAH
14. FOOD TIGER 5.000 JAMAAH
15. SHALAL ASIA 5.000 JAMAAH
16. HANAN CATERING 5.000 JAMAAH
17. AL JOZOR 5.000 JAMAAH
18. AL JAWI 5.000 JAMAAH
19. DUYUF AL SHARQ 5.000 JAMAAH
20. HAINA 5.000 JAMAAH
21. NABTA 5.000 JAMAAH
22. TAMKIN AL GADRAH 5.000 JAMAAH
23. AS SYARQ (MIDDLE EAST) 5.000 JAMAAH

(mad/erd)


Berita Terkait