Seperti yang dilakukan hari ini, Selasa (16/8/2016), lomba memancing di laut digelar di Teluk Ambon. Tepatnya di Pantai Tapal Kuda yang tak jauh dari rumah dinas Pangdam Pattimura Mayjen Doni Monardo.
Sekitar 350 warga Ambon semangat mengikuti perlombaan memancing. Tak hanya di sekitar pinggir pantai, para peserta menggunakan perahu kayu atau ketinting mencari ikan hingga tengah laut. Acara dibuka oleh Mayjen Doni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuannya untuk menambahkan kesadaran masyarakat untuk mencintai lingkungan. Masyarakat mencari ikan di laut, kebersihan juga harus dijaga," ungkap Kapendam Pattimura Kolonel Hasyim Lalhakim.
Bagi peserta yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak, maka ia mendapatkan hadiah sebesar Rp 500 ribu. Perlombaan mengumpulkan sampah dimenangkan oleh Empi, warga Benteng. Sementara untuk juara kedua adalah Jamil dengan hadiah Rp 400 ribu, dan juara tiga Glen dengan hadiah Rp 300 ribu.
Sementara itu untuk juara memancing dengan kategori terberat dengan perolehan ikan seberat 3,2 kg diraih oleh Edo Latuhihin. Warga Latuhalat itu mendapat hadiah sepeda motor. Juara satu kategori terbanyak diraih oleh Alex Termai dan ia mendapat hadiah mesin ketinting. Berbagai hadiah seperti TV, Lemari Es, dan Mini Compo juga dibagikan untuk juara-juara lainnya.
"Tujuannya adalah untuk memotivisi masyarakat sekaligus memeriahkan HUT RI," kata Hasyim.
Menurut Hasyim, Kodam Pattimura juga menggelar sejumlah lomba lain bagi masyarakat. Itu pun tak hanya bagi warga Kota Ambon, namun juga bagi warga-warga di sejumlah Pulau yang ada di Maluku dan Maluku Utara. Salah satunya di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
![]() |
"Ada beberapa lomba. Untuk di Ambon ada balap karung, ada sepakbola wanita, yang dipusatkan di Haruku. Tiga hari yang lalu. Dari 11 desa di Haruku, acara dipusatkan di Aboru. Tapi perlombaan juga digelar di tiap-tiap desa. Kami mengkoordinir karena ada permintaan dari warga," tuturnya.
Hasyim pun menyebut, anak-anak di Pulau Haruku juga dengan gembira mengikuti perlombaan-perlombaan yang diadakan oleh Kodam Pattimura. Mereka dengan sukacita mengikuti lomba-lomba khas 17 Agustusan, seperti memasukkan paku dalam botol, makan kerupuk, lomba rias wajah, balap karung, memasukkan bendera, dan giring bola dengan terung.
Bahkan yang tak kalah serunya yakni lomba menangkap bebek yang diceburkan ke laut. Anak-anak dengan semangat berenang di pinggir laut memperebutkan bebek.
![]() |
Tampaknya kegiatan yang digelar oleh Kodam Pattimura disambut baik oleh masyarakat. Hal tersebut seperti disampaikan oleh juara pertama lomba memancing, Edo Latuhihin.
"Kegiatan ini bagus sekali. Memeriahkan Hari Kemerdekaan. Saya senang bisa mendapat hadiah sepeda motor. Terima kasih Kodam, terima kasih Panglima (Mayjen Doni)," tandas Edo.
(elz/bag)