Hal ini disampaikan Dirjen Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid. Karenanya, Kemendikbud bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta saat ini membuat program kunjungan ke museum bagi para pelajar.
"Saya sudah bicara dengan Pak Wagub, Pak Djarot, kita bersedia kerja sama dalam membuat sebuah program ke museum bagi para pelajar," kata Hilmar Farid di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini lanjut Hilmar rencananya akan menjadi program reguler dan Hilmar menginginkan agar museum juga dipakai sebagai tempat belajar bagi siswa.
"Jadi tidak cuma ada sekolah yang secara insidental ada sekolah yang berminat. Tapi kita bikin progran reguler, museum ini betul-betul dipakai sebagai tempat belajar," ucap Hilmar.
Kemendikbud juga akan menggiatkan mengenalkan berbagai macam koleksi museum kepada para pelajar. Hal ini dapat dimanfaatkan unntuk proses belajar para siswa.
"Kita akan memperkenalkan juga lebih dalam koleksi Museum Naskah Proklamasi, selain itu juga Museum Nasional, lalu ada Museum Sumpah Pemuda. Jadi semua ini mau kita integrasikan lagi dalam dunia pendidikan," tutur Hilmar. (yds/fdn)










































