Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Yogya Segel Pompa Bensin

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Yogya Segel Pompa Bensin

- detikNews
Sabtu, 26 Mar 2005 14:52 WIB
Yogyakarta - Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UII Tolak Kenaikan BBM, hari ini Sabtu (26/3/2005) kembali menggelar unjuk rasa menuntut pembatalan kenaikan harga BBM. Massa pengunjuk rasa menyegel sebuah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di Ngaglik Sleman.Aliansi mahasiswa tersebut berasal dari Front Mahasiswa Nasional (FMN), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), IMM UII BEM D 3 Ekonomi, Fikom UII dll. Aksi tersebut dimulai pukul 10.00 WIB dari kampus terpadu UII di Jl Kaliurang Km 14. Saat aksi mahasiswa membawa beberapa poster bertuliskan menolak kenaikan BBM dan meneriakkan yel-yel agar SBY-Jk turun jabatan.Setelah menggelar orasi di pintu gerbang kampus selama 60 menit, massa kemudian melakukan longmarch menuju SPBU Ngaglik di Jl Kaliurang Km 10. Di sepanjang jalan yang dilalui, beberapa peserta aksi ada yang membagi-bagikan selebaran.Meski massa belum sampai di SPBU yang akan disegel, puluhan aparat dari Polres Sleman baik berseragam maupun preman sudah menjaga ketat SPBU Ngaglik sejak pukul 11.00 WIB. Ketika massa tiba di depan SPBU sekitar pukul 12.00, aparat belum mengizinkan masuk sehingga massa terpaksa berorasi dipinggir jalan.Sekitar 30 menit sebelum massa datang, pihak pengelola SPBU bersama aparat sudah meminta karyawan untuk menutup sementara SPBU hingga aksi usai. Para karyawan banyak yang menyingkir dan memilih duduk sambil ngobrol bersama karyawan lainnya di sekitar halaman SPBU.Akibat aksi tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas di sekitar SPBU di daerah Ngaglik. Banyak warga sekitar dan para pengendara yang justru ingin melihat aksi penyegelan pompa bensin yang dilakukan mahasiswa.Setelah berorasi dan diperbolehkan masuk oleh petugas, massa kemudian melakukan penyegelan. Pompa meteran untuk pengisian bensin oleh mahasiswa ditempeli kertas bertuliskan "Pompa Bensin ini Disegel." Setelah menyegel mahasiswa kemudian mengelar orasi lagi.Koordinator aksi Herie Citra Buana dalam orasinya mengatakan mahasiswa telah menyatakan menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah sejak 1 Maret 2005 lalu. Pemerintahan SBY-JK telah melakukan kebohongan publik soal kenaikan BBM dan sudah tidak pantas lagi memimpin Indonesia lagi.Herie mengatakan janji akan memberikan dana kompensasi bagi rakyat dalam bentuk subsidi pendidikan dan kesehatan hanyalah omong kosong, justru akan banyak diselewengkan. Menurut mereka pendidikan dan kesehatan murah untuk rakyat itu mutlak, tapi tanpa mencabut subsidi BBM."SBY lebih baik turun saja, karena telah membohongi rakyat dan tidak mampu menangkap dan mengadili koruptor," kata Herie disambut yel-yel turunkan SBY berkali-kali. (qom/)


Berita Terkait