Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Marsyahbana memimpin sidang yang digelar di ruang rapat paripurna tersebut, Selasa (16/8/2016). Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Azmi Hidayat dan A Hertza. Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah dan Wakil Wali Kota M Sofian duduk mendampingi ketiganya.
Sejumlah anggota Musyawarah Pimpinan Daetah (Muspida) seperti Kapolres Kota Pangkalpinang AKBP Heru Budi, Ketua PN Kota Pangkalpinang Wuryanto dan Kajari Kota Pangkalpinang juga turut menghadiri sidang ini. Mereka mendengarkan siaran langsung sidang tahunan MPR dari siaran televisi. Beberapa layar monitor besar terpampang di dalam ruang paripurna agar semua peserta sidang dapat menyaksikan sidang dengan jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Nur Khafifah/detikcom |
Usai mendengarkan pidato presiden, Marsyahbana menyimpulkan pidato sang kepala negara. Beberapa hal yang digarisbawahi antara lain berkaitan dengan nasionalisme, penguatan moral hingga peningkatan inovasi demi kemajuan bangsa. Marsyahbana juga menekankan pentingnya keadilan bagi masyarakat.
"Masalah anggaran harus kita prioritaskan langsung. Ada terobosan bagi bangsa dan negara, langsung untuk masyarakat Indonesia," katanya di gedung DPRD Kota Pangkalpinang, Girimaya, Pangkalpinang, Selasa (16/8/2016).
Foto: Nur Khafifah/detikcom |
Sementara itu Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah mengatakan, saat ini sudah saatnya bagi warga untuk keluar dari zona nyaman. Kerja nyata harus terus dilakukan demi memenangkan persaingan global.
"Kita harus kerja nyata untuk mengangkat martabat bangsa, apapun yang terjadi, untuk keberhasilan Indonesia," katanya.
Sebelumnya, beberapa jam sebelum sidang dimulai, Irwansyah dan sejumlah Muspida menggelar coffee morning di Kafe Tungtau, yang merupakan salah satu kafe legendaris di Pangkalpinang. Berbagai pembahasan dibicarakan, dari permasalahan kota hingga nasional. Sesekali mereka menyelipkan guyonan untuk meramaikan suasana. (kff/trw)











































Foto: Nur Khafifah/detikcom
Foto: Nur Khafifah/detikcom