Rumah Mewah yang Dirampok di Pamulang Milik Direktur PT Inhutani II

Rumah Mewah yang Dirampok di Pamulang Milik Direktur PT Inhutani II

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 16 Agu 2016 14:15 WIB
Rumah Mewah yang Dirampok di Pamulang Milik Direktur PT Inhutani II
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Tangsel - Kawanan perampok berpistol menyatroni rumah mewah di Pamulang, Tangerang Selatan dan membawa kabur perhiasan senilai Rp 1,6 miliar. Rumah itu ternyata rumah Direktur PT Inhutani II Bambang Setiabudi.

"Korban memang salah satu direktur di Inhutani II, sudah mau pensiun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dihubungi pada Selasa (16/8/2016).

Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Mansuri menjelaskan, perampokan ini terjadi di rumah Bambang di Jalan Kavling Keuangan RT 005/001, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (16/8) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat Bambang dan istrinya Ati Litawati (58) tengah tertidur lelap, 3 orang pelaku masuk ke dalam kamar mereka dan menodongkan senjata.

"Korban suami-istri bangun dari tidurnya setelah mendengar suara dan didapati 3 orang menodongkan pistol dan mengacungkan sebilah sajam jenis golok," jelas Mansuri.

(Baca juga: Rumah Mewah di Pamulang Dirampok Kawanan Berpistol, Perhiasan Rp 1,6 M Raib)

Sambil mengancam kedua korban, para pelaku meminta korban menunjukkan uang dan hartanya. Karena ketakutan, korban kemudian membuka brankas yang disimpan di dalam kamar dan memberikan 2 amplop berisi uang dolar Amerika dan Euro yang tidak diketahui jumlahnya.

Selanjutnya, para pelaku mengambil sejumlah kotak perhiasan yang berisi kalung, cincin, giwang emas dan berlian senilai total Rp 1,3 miliar dan 8 cincin bertahta berlian senilai Rp 300 juta.

Selanjutnya para tersangka mengambil dekoder kamera CCTV yang juga terdapat di dalam kamar korban. Setelah berhasil menguras harta benda korban, para pelaku langsung melarikan diri.

"Pelakunya masih dalam penyelidikan," ujar Mansuri.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk meringkus para pelaku. Saksi-saksi juga tengah diperiksa. (mei/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads