Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Djarot Padakova, saat dikonfirmasi detikcom membenarkan peristiwa tersebut, Selasa (16/8/2016).
"Iya benar (ada oknum polisi). Jangan dilihat oknum saja, kan ada 3 sipil lainnya yang ditangkap," kata Djarot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus ini masih dilakukan pengembangan. Besok Kapolda akan memberikan keterangan resminya," kata Djarot singkat.
Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa ini terjadi pada Senin (15/8). Penangkapan ini awalnya tim Direktorat Narkoba Polda Sumsel mendapat kabar akan adanya transaksi narkoba.
Lantas tim melakukan penyamaran dengan memesan 1 kg sabu. Atas pemesanan itu, para pelaku menyanggupi dan siap mengantarkan pesanan tersebut.
Setelah dilakukan transaksi, para pelaku terkejut jika yang memesan anggota Polda Sumsel. Satu orang berhasil diringkus. Saat itu ada satu pelaku melarikan diri.
Tim Polda Sumsel memberikan tembakan peringatan. Namun pelaku tetap kabur. Sehingga tim Polda Sumsel terus mengejar dan menembak pelaku lebih dari satu kali.
Setelah ditembak kaki dan pinggangnya, pelaku tak dapat melarikan diri. Setelah diperiksa, ternyata satu pelaku ini anggota Satnarkoba Polresta Palembang berpangkat Aiptu. (cha/try)










































