1.500 Kader Gerakan Pembaharuan PDIP Masuk Bali
Sabtu, 26 Mar 2005 12:07 WIB
Jakarta - Menjelang Kongres II PDIP, suasana mulai memanas, terutama antara massa Gerakan Pembaharuan PDIP serta kader PDIP pro Megawati. Pada H-2, Sabtu (26/3/2005), Gerakan Pembaharuan sudah mulai mengirim ribuan massa pendukungnya ke Bali. Mereka menegaskan, siap menghadapi benturan yang mungkin terjadi dengan massa pro Mega."Sejauh ini sudah masuk 1.500 orang kader dari NTB ke Bali, dan akan diikuti ribuan lainnya. Total massa pembaharuan yang akan dikirim ke Bali sekitar 7.000 orang," kata Pius Lustrilanang, Panglima Brigade Siaga Satu Gerakan Pembaharuan PDIP, yang dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (26/3/2005), pukul 11.45 WIB.Pius mengakui, benturan atau gesekan mungkin terjadi antara massa pro pembaharuan dengan massa pro Mega. Namun menurutnya, gerakan pembaharuan akan semaksimal mungkin mencegah terjadinya bentrokan tersebut."Benturan itu kan tindakan yang tidak produktif, jadi sejauh mungkin dihindari. Tapi kalau memang terpaksa dan dimulai oleh pihak lain, kita tidak akan ragu melakukan tindakan tandingan, sejauh itu tidak membahayakan satu sama lain serta tidak melanggar hukum," ujar mantan aktivis ini.Mengenai adanya usaha penghadangan massa gerakan pembaharuan di Banyuwangi oleh kader PDIP pro Mega, Pius mengatakan belum mendengar hal tersebut. Tapi seandainya memang ada tindakan seperti itu, ia menegaskan pihaknya akan melaporkan ke polisi."Memang republik ini milik mereka? Ini kan negara merdeka, semua orang bebas datang dan pergi. Hadang menghadang itu melanggar hukum, lapor saja ke polisi," tandasnya.Pius yang saat dihubungi sedang menunggu keberangkatan pesawatnya ke Bali, menjelaskan, kader gerakan pembaharuan yang berjumlah ribuan akan menyebar di beberapa tempat, seperti di lapangan terbuka serta penginapan. Massa datang menggunakan jalan darat.
(ast/)











































