"Proses identifikasi dilakukan untuk menyelidiki penyebab ledakan di pabrik itu," ujar Kapolsek Cilincing, Kompol M Supriyanto kepada detikcom saat dihubungi terpisah, Senin (15/8/2016).
Pantauan di lokasi, tim Puslabfor Mabes Polri dengan mobil identifikasi dari Polsek Cilincing datang sekitar pukul 15.00 WIB. Beberapa anggota polisi langsung masuk ke dalam lokasi ledakan yang dilingkari garis polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil tim Puslabfor di PT Kwang Lim Indonesia di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cilincing, Senin (15/8/2016). Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom |
Supriyanto sebelumnya menjelaskan saat kejadian ledakan mesin boiler, seluruh korban langsung dilarikan ke RSU Pekerja KBN.
"kepastian penyebab masih menunggu hasil uji forensik dari Puslabfor," imbuhnya.
Mesin boiler berbahan bakar solar yang berada di dalam pabrik garmen PT KLI meledak pada Sabtu (13/8) sekitar pukul 07.30 WIB. Sedikitnya 20 karyawan pabrik mengalami luka-luka, 4 orang di antaranya karyawan yang tengah hamil. (fdn/fdn)












































Mobil tim Puslabfor di PT Kwang Lim Indonesia di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cilincing, Senin (15/8/2016). Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom