Isu Paspor Ganda Berakhir Jika Menteri ESDM Jawab Jujur 2 Pertanyaan Ini

Isu Paspor Ganda Berakhir Jika Menteri ESDM Jawab Jujur 2 Pertanyaan Ini

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 15 Agu 2016 06:58 WIB
Isu Paspor Ganda Berakhir Jika Menteri ESDM Jawab Jujur 2 Pertanyaan Ini
Arcandra Tahar (Foto: Niken Purnamasari/detikcom)
Jakarta - Penjelasan Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri ESDM Arcandra Tahar masih mengambang. Ada 2 pertanyaan penting yang sampai saat ini belum terjawab dengan jelas. Apa itu?

"Pertama, apakah selama hidup beliau pernah mengangkat sumpah untuk setia pada negara Amerika Serikat?" kata guru besar Hukum Internasional Hikmahanto Juwana dalam keterangan persnya, Senin (15/8/2016).

"Kedua adalah apakah selama hidup pernah memiliki dan memegang paspor Amerika Serikat? Bukan dengan menyatakan bahwa beliau pemegang paspor Indonesia yang beliau telah sampaikan," ujar Hikmahanto.

Pertanyaan tersebut sebenarnya telah dijawab Arcandra. Namun dia hanya menyatakan bahwa dia memegang paspor Indonesia tanpa merinci keterangannya tersebut.

Hikmahanto menilai bahwa 2 pertanyaan tersebut sangat esensial terkait isu yang bergulir itu. Apabila salah satu dari kedua pertanyaan itu dijawab 'benar' oleh Arcandra, Hikmahanto menegaskan bahwa status kewarganegaraan Indonesia Arcandra telah gugur.

"Bila salah satu jawaban atau kedua jawaban adalah positif maka beliau telah kehilangan kewarganegaraan Indonesianya berdasarkan Pasal 23 huruf (f) dan (h) UU Kewarganegaraan," ucapnya.

Pasal 23 berbunyi:

Pasal 23
Warga Negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya jika yang bersangkutan:

f. secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing atau
bagian dari negara asing tersebut;
h. mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat
diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas
namanya;

"Bagi seorang profesional dan telah lama bermukim di negara yang menjunjung tinggi integritas dan kejujuran sudah seharusnya Arcandra menjawab dua pertanyaan diatas secara lugas," tegas Hikmahanto. (dhn/dhn)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads