"Kami menyerahkan pemerintah untuk melakukan pengecekan terkait hal tersebut. Tapi secara prinsip, konstitusi kita jelas, warga negara tidak boleh punya dwi kewarganegaraan," kata Hasto usai menutup lomba Paskibraka di Tugu Proklamasi, Jl. Proklamasi, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2016).
Pengecekan menurut Hasto penting agar isu ini tidak berkembang ke hal yang tidak produktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita serahkan kepada pemerintah terkait hal tersebut. Jangan sampai kita menanggapi sesuatu yang masih rumor. Dan begitu keseluruhan pihak-pihak terkait akan memberikan klarifikasi terhadap hal tersebut," katanya.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat penutupan perlombaan Paskibraka (Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom) |
"Kita tidak boleh berandai-andai. Kita serahkan saja pada seluruh proses yang ada," ujar Hasto.
Sebelumnya Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM Ronny F Sompie mengatakan akan mengecek soal isu kepemilikan paspor ganda Arcandra.
(Baca juga: Ditanya Soal Pegang Paspor AS, Menteri Arcandra: Lihat Muka Saya Nih, Padang)
Arcandra memang tinggal lama di AS dan menjadi eksekutif salah satu perusahaan minyak di negeri Paman Sam. Saat dikonfirmasi soal paspor ganda ini hanya berkomentar diplomatis. Dia menunjuk wajahnya yang disebutnya orang Padang. (fdn/fdn)











































Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat penutupan perlombaan Paskibraka (Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom)