Ratusan Delegasi Dalam dan Luar Negeri Meriahkan Cross Culture Festival 2016

Ratusan Delegasi Dalam dan Luar Negeri Meriahkan Cross Culture Festival 2016

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2016 19:04 WIB
Ratusan Delegasi Dalam dan Luar Negeri Meriahkan Cross Culture Festival 2016
Foto: twitter/@sparklingSBY
Surabaya - Kota Surabaya untuk beberapa hari ke depan akan dipenuhi ratusan delegasi dari luar kota dan luar negeri. Mereka akan menampilkan atraksi budaya dan tari-tarian dari daerah dan negara asalnya dalam acara Festival Seni Lintas Budaya (Cross Culture Festival) 2016.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Kota Surabaya Maulisa Nusiara mengatakan, agenda Festival Seni Lintas Budaya (FSLB) ini rutin digelar oleh Pemkot Serabaya melalui Disbudpar. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-13.

"Dan di tahun ini FSLB akan lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab jumlah peserta nya lebih banyak. Termasuk ada beberapa negara yang tidak pernah tampil di Surabaya, kali ini akan perform," jelas Maulisa dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (13/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Maulisa, FSLB 2016 yang akan dimulai pada Minggu (14/8) ini nantinya akan dimeriahkan oleh penampilan delegasi dari sembilan negara. Dari Amerika Serikat akan tampil American Footwroks Folk Dance Ensemble dari sebuah grup negara bagian Idaho.

Dari benua Eropa, akan tampil negara Polandia dengan grup Polonia Polish Folk Dance and Song Ensemble, Rumania dengan Martisorul Ensemble, Estonia dengan Folklore Society Leigarid. Sementara dari Korea Selatan akan tampil Yang Ju Byul San Dae & Kin Hei Kyung Dance dari Seoul dan Busan Art Performing group.

Sementara Delegasi dari Wuxi, Tiongkok, akan tampil membawakan atraksi teatrikal dari song & theatre of Wuxi performing arts group, dari daerah Xianmen dengan Xianmen Group Performing Art dan dari daerah Guangzhou dengan Guangzhou Group Performing Art.
Total peserta dari luar negeri berjumlah lebih dari 158 orang. Mereka akan menampilkan tari dan dance dari masing-masing negara serta baju khas negara masing-masing.

"Untuk delegasi dari luar negeri, beberapa sebelumnya tidak pernah tampil di Surabaya. Seperti dari Folklore Society Estonia, dari Idaho Amerika Serikat, juga Wuxi Tiongkok," sambung Maulisa.

Sementara untuk delegasi dalam negeri, Kota Bulungan Kalimantan Utara yang akan menampilkan tari Bangen Tawai, Kota Balikpapan akan menampilkan Tari Gantar Umang dan Tari Kulin Bilau, Kota Yogyakarta yang akan menyajikan Tari Batik dan Tari Mangastuti, Kabupaten Sleman dengan Tari Bergodo, Kabupaten Salatiga dengan musik Kairinding dan Kota Surabaya menampilkan Tari Kolaborasi.

"Total peserta dalam negeri berjumlah kurang lebih 187 orang," lanjut Maulisa.

Maulisa mengatakan, agenda ini menjadi barometer bahwa Kota Surabaya merupakan etalase bagi kolaborasi budaya. Tidak hanya budaya kota-kota di Indonesia. Tetapi juga budaya negara-negara Eropa dan Asia.

"Surabaya selama ini telah menjadi etalase budaya dari berbagai negara. Jadi yang perform di cross culture ini merupakan orang asli dari negaranya. Bukan orang Indonesia yang menampilkan tari-tarian dari negara luar," sambung Bu Icha, panggilan akrab Maulisa.

Para delegasi mulai berdatangan di Bandara Juanda, Sabtu (13/8/2016). Lalu pada Minggu pagi, parade peserta cross culture rencananya akan diberangkatkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di area Taman Bungkul. Lantas siangnya akan melakukan jumpa pers di Balai Kota. Lalu pada malam (pukul 18.00-19.00 WIB) ada performance di Taman Bungkul dan Jayengrono serta dolanan anak.

Kegiatan akan dilanjutkan pada Senin (15/8/2016) dengan visit culture. Peserta delegasi akan mengunjungi Monumen Tugu Pahlawan, Museum Kesehatan, Museum Bank Indonesia. Dan malamnya seluruh peserta akan mengikuti welcome dinner dan opening ceremony pagelaran seni. Peserta akan menampilkan kesenian masing-masing daerah dan negara di Balai Kota.

Nantinya delegasi FSLB juga akan mengikuti malam tirakatan di kampung wisata seperti Ketandan, Maspatih, Plampitan dan Peneleh. Juga akan mengikuti Upacara 17 Agustus di halaman Taman Surya. Hingga agenda closing ceremony di Balai Budaya. Delegasi masing-masing negara akan menampilkan tari kolaborasinya.

"Jadi peserta FSLB ini selain menampilkan seni tari dan budaya dari negaranya, juga akan berkunjung ke kampung-kampung di Surabaya dan juga ikut memeriahkan peringatan HUT RI," ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya Muhamad Fikser. (iwd/rii)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads