Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram Ali Nurokhim saat diwawancarai wartawan, Jumat (12/8/2016), berbagi tips aman selama berada di Masjidil Haram. Mulai dari barang bawaan sampai yang boleh dilakukan dan tidak dilakukan selama di Masjidil Haram.
Berikut sejumlah tips dari Ali untuk para jamaah yang baru akan masuk kota Makkah pada 18 Agustus mendatang:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jamaah diimbau tidak perlu membawa banyak barang dan uang (Foto: Rachmadin/detikcom) |
2. Bila perlu, bisa membawa botol minum untuk air zamzam. Namun bila tak ada botol, sudah tersedia gelas-gelas kecil untuk keperluan minum jamaah.
Jamaah bisa membawa botol untuk air zam zam (Foto: Rachmadin/detikcom) |
3. Gelang jamaah wajib dipakai untuk penanda identitas. Kartu bus dan nomor hotel wajib dibawa untuk petunjuk arah pulang.
4. Bawa uang secukupnya. Bila ingin menghabiskan waktu cukup lama di Masjidil Haram, bawa uang untuk keperluan membeli makanan. Harga makanan berat di sekitar Haram bervariasi mulai dari SAR 10.
5. Penggunaan ponsel di sekitar Masjidil Haram tidak dilarang. Yang tidak diperkenankan adalah handycam dan kamera berukuran besar. Meski begitu, Ali mengimbau agar para jamaah tidak terlalu banyak melakukan selfie di dekat area thawaf.
Jamaah diimbau tidak terlalu banyak selfie saat thawaf (Foto: Rachmadin/detikcom) |
6. Dilarang merokok di sekitar area masjid, termasuk halaman dan pelataran.
7. Kenali petugas haji Indonesia di sekitar lokasi dan pos-posnya bila anda bingung mencari arah tertentu. Pastikan petugas tersebut memakai atribut lengkap dan memiliki identitas yang jelas.
8. Bila kehilangan barang atau tercecer di Masjidil Haram, sebaiknya lapor petugas. Bila barang itu ditemukan oleh petugas kebersihan dan keamanan Saudi, maka akan ada lokasi pengambilan barang. Anda akan didampingi petugas mengambil ke sana.
9. Tidak disarankan memungut atau mengambil barang berharaga orang lain yang tercecer di Masjidil Haram. Sebaiknya bila melihat barang berharga tercecer, lapor pada petugas Saudi untuk dievakuasi.
10. Ingat-ingat arah pintu masuk Masjidil Haram. Lalu, ketika selesai thawaf mau melanjutkan sa'i, ingat-ingat empat rukun atau sudut Kabah. Bila Anda melaksanakan salat sunat di belakang maqam Ibrahim, maka tinggal balik kanan lalu berjalan menuju lokasi sa'i. Ketika selesai sa'i sebaiknya bertanya pada petugas ke arah mana Anda akan harus berjalan untuk kembali ke pemondokan.
Jamaah diminta mengingat pintu masuk Masjidil Haram, bila bingung carilah petugas pos (Foto: Rachmadin/detikcom) |
(mad/aan)












































Jamaah diimbau tidak perlu membawa banyak barang dan uang (Foto: Rachmadin/detikcom)
Jamaah bisa membawa botol untuk air zam zam (Foto: Rachmadin/detikcom)
Jamaah diimbau tidak terlalu banyak selfie saat thawaf (Foto: Rachmadin/detikcom)
Jamaah diminta mengingat pintu masuk Masjidil Haram, bila bingung carilah petugas pos (Foto: Rachmadin/detikcom)