Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pelayanan Garuda Indonesia Nicodemus Lampe yang akrab disapa Nico dalam konferensi pers di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat (12/8/2016).
Hadir juga dalam acara tersebut Plt Dirut Angkasa Pura (AP) II Djoko Murjatmodjo, Humas AP II Haerul Anwar dan Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny Butarbutar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait keterlambatan penumpang yang masih terjadi, pihak Garuda Indonesia tidak akan mengenakan denda kepada penumpang. Malahan Garuda akan mengganti penerbangan penumpang yang terlambat ke penerbangan berikutnya. Kebijakan tersebut berlaku hingga 31 Agustus 2016 mendatang.
"Bila ada keterlambatan dan kesalahan dari pihak penumpang, Garuda tidak akan mengenakan penalti. Garuda akan mengganti ke penerbangan berikutnya. Ini berlaku hingga 31 Agustus," imbuh Nico.
"Bila kesalahan dari pihak Garuda akan kita kasih kompensasi secara minimal yang diatur oleh pemerintah," tutupnya. (hri/hri)











































