Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno pagi tadi menyebut kediaman Megawati hari ini rencananya dijadikan tempat pertemuan akbar pengurus DPP PDIP, kabar awalnya akan ada perbincangan serius soal Pilgub DKI. Awak media pun berbondong-bondong menyemut di rumah presiden RI ke-5 tersebut.
Pukul 13.10 WIB belum ada tanda-tanda keramaian di rumah Mega. Ternyata di dalam sudah ada Sekjen Hasto Kristiyanto didampingi dengan Wasekjen Eriko Sotarduga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melaporkan progres pilkada di seluruh Indonesia untuk Sulteng, Sulbar, Banten, kami sudah melakukan pembahasan dan keputusan. Hampir sebagian besar kami sudah putuskan luar Jawa terlebih dahulu," jelas Hasto di Kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (12/8/2016).
"Kemudian nantinya kami akan bahas daerah khusus ibukota. Berbagai skenario telah kami sampaikan juga ke ibu ketum," sambungnya.
Hasto pun meninggalkan kediaman Mega setelah memberikan keteranhan pers. Belakangan baru diketahui bahwa rapat hari ini tidak jadi dilakukan di Teuku Umar, rapat pindah ke kantor DPP PDIP di bilangan Menteng, Jakarta Pusat.
"Jelang detik-detik terakhir pindah karena ada salah persepsi soal rapat ini. Ini bukan untuk rapat pilgub DKI," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat dihubungi.
Pukul 15.50 WIB Sekjen PDIP Eriko Sotarduga terlihat baru keluar dari kediaman Mega. Senada dengan Hasto, dia juga menyebut belum ada keputusan signifikan terkait Pilgub DKI 2017.
"Dalam waktu 40 hari dinamika politik tinggi. DKI ini kan menjadi ibukota Indonesia kita tidak bisa mengabaikan bahwa pusat pemerintahan ada di Jakarta. Tapi sejauh ini belum ada keputusan," kata Eriko.
Eriko menambahkan, PDIP juga masih berkomunikasi dengan presiden soal rekomendasi untuk masa depan pimpinan DKI.
"Bagaimana pun juga presiden tentu akan memberikan tanggapan nya nah kita juga harus mendengar secara keseluruhan nanti akan kita membahasnya di rapat DPP," ujarnya.
Pada pukul 16.20 WIB, ada mobil dengan pelat nomor RI 60 yang masuk ke halaman rumah Mega. Sementara itu, rapat di Kantor DPP PDIP juga masih berlangsung.
Memang benar, dinamika Pilgub DKI 2017 makin hari makin tinggi. Selain petahana, tokoh-tokoh alternatif bermunculan. Partai-partai berkomunikasi, bahkan hingga membuat koalisi. Semakin dekat ke injury time batas pendaftaran, tentu akan ada kesibukan dan geliat demi memantapkan keputusan.
(wsn/imk)











































