PBB Umumkan 8 Calon Komisaris UNHCR

PBB Umumkan 8 Calon Komisaris UNHCR

- detikNews
Jumat, 25 Mar 2005 14:20 WIB
Den Haag - PBB mengumumkan nama 8 calon pengganti Komisaris Tinggi badan urusan pengungsi (UNHCR) yang saat ini lowong akibat pengunduran diri Ruud Lubbers.Kedelapan nama calon tersebut tertuang dalam sebuah shortlist yang juga diumumkan melalui situs web PBB Kamis waktu setempat atau hari ini Jumat (25/3/2005) WIB.Enam dari delapan calon tersebut berasal dari Eropa, yakni anggota Parlemen Eropa Emma Bonino (Italia), Deputi Menteri Luarnegeri Hans Dahlgren (Swedia), mantan Perdana Menteri Antonio Guterres (Portugal), Ketua Misi PBB di Kosovo Soren Jessen-Peterson (Denmark), pendiri Dokter Tanpa Batas yang juga mantan Menkes Bernard Kouchner (Prancis), serta Menteri Ekonomi, Energi dan Perdagangan Luarnegeri Mark Verwilghen (Belgia).

Sedangkan dua calon lainnya berasal dari non Eropa, tapi bukan dari Asia. Mereka adalah Asisten Komisaris Tinggi UNHCR Kamel Morjane (Tunisia) dan mantan Menlu Gareth (Australia). Bagi Evans, pencalonannya merupakan kesempatan kedua untuk menduduki jabatan tinggi di PBB, setelah ia pada 1996 gagal terpilih menjadi Sekjen.

Langkah PBB mengumumkan nama calon terlebih dahulu itu dinilai sebagai sebuah terobosan, sebab sebelumnya selalu dilakukan tertutup. Hal ini sesuai dengan kebijakan baru PBB yang ingin lebih mengedepankan transparansi dalam prosedur pengangkatan jabatan tinggi.

Posisi Komisaris Tinggi UNHCR lowong sejak bulan lalu, setelah Komisaris Ruud Lubbers mengundurkan diri akibat tuduhan melakukan perbuatan tak sopan dengan staf wanita. Mantan PM Belanda itu konon mencolek -maaf- pantat staf tersebut.

Lubbers sendiri, yang gajinya diserahkan kembali ke UNHCR alias sukarela, sudah melakukan bantahan atas pengaduan itu. Kasusnya yang sampai ke tangan Sekjen Kofi Annan, semula dianggap selesai. Namun, ketika kali kedua kasus itu diungkit lagi dan kembali mencuat di pers, akhirnya membuat Lubbers memilih mundur. Apalagi dikabarkan dia mendapat tekanan dari Annan. (es/)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads