PKB Jakarta: Sekda Saefullah Malu-malu Maju ke Pilgub DKI 2017

PKB Jakarta: Sekda Saefullah Malu-malu Maju ke Pilgub DKI 2017

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 10 Agu 2016 22:12 WIB
PKB Jakarta: Sekda Saefullah Malu-malu Maju ke Pilgub DKI 2017
Foto: Sekda DKI Saefullah saat daftar ke PKB (Dok. Istimewa)
Jakarta - PKB Jakarta menyatakan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah telah mendaftar dan mengikuti proses uji kepatutan dan kelayakan kandidat calon gubernur partainya. Namun Saefullah dinilai PKB masih 'malu-malu' menyatakan akan maju ke Pilgub DKI 2017.

"Sekda ini malu-malu. Saya pikir Saefullah itu takut sama Ahok (kandidat cagub petahana, Basuki Tjahaja Purnama)," kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jakarta Abdul Aziz saat berbincang, Rabu (10/8/2016).

Padahal, menurut Aziz, Saefullah punya keunggulan dibanding kandidat lain berlatar belakang PNS yang digadang-gadang maju ke Pilgub DKI, Heru Budi Hartono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saefullah birokrat matang berpengalaman. Dia juga ketua PWNU DKI sehingga kiai kampung, ustaz, dan ulama bisa dikumpulkan sama dia. Lebih bagus Saefullah dibanding Heru," ujat Aziz.

Aziz menyatakan Saefullah telah mengikuti 'fit and propertest' kandidat cagub yang diadakan PKB sekitar Mei lalu. "Sudah. Orang ada fotonya kok. Dia datang ke PKB, terus fit and proper test. Dokumentasinya ada semua PKB," kata dia.

Bila memang berniat maju, PKB berencana memasangkan Saefullah sebagai cawagub dari Sandiaga Uno, kandidat calon gubernur dari Partai Gerindra. "Peluang besar bila Sandiaga bersanding dengan Saefullah," ujar Aziz.

Sebelum rencana itu muncul, ada pula wacana menyandingkan Saefullah sebagai cawagub dari cagub Ahok. Namun rencana ini dinilai sudah tak realistis lagi.

Saefullah sendiri sempat dikonfirmasi apakah benar dirinya sudah menjalani 'fit and propertest' kandidat cagub di PKB. Namun Saefullah tak mau mengkonfirmasi dengan jelas meski ditanya berulang-ulang.

"Calon apa? Gubernur mana? Fit and propertest kayak apa ya?" kata Saefullah seolah tak mendengar pertanyaan wartawan, di Balai Kota pada 5 Agustus lalu.

Namun dirinya mengakui, memang ada wacana penyandingan dirinya sebagai cawagub untuk cagun Sandiaga Uno. Saefullah merasa dirinya kurang populer dibicarakan dibanding kandidat lainnya.

"Enggak tahu itu, di jalan masih ada Pak Sandi-Pak Djarot, Sandi sama saya, Djarot-Risma, Risma-Sandi, kan masih begitu. Ya saya kan jarang-jarang disebut," ujarnya.

Dia bahkan sempat berbicara soal kemungkinan dirinya mengambil cuti kampanye saat masa Pilgub DKI 2017 nanti. Bila gugatan uji materi Ahok terkabul, maka dirinya tak akan cuti kampanye. Namun bila gugatan Ahok tak terkabul di MK, maka Saefullah akan cuti kampanye. Apa itu berarti dia berniat mencalonkan diri di Pilgub DKI?

"Niat itu kan adanya dalam hati. Nanti pada waktunya," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, Ahok sendiri sempat berucap soal kemungkinan Pemprov DKI ditinggal cuti kampanye oleh tiga penggawanya, yakni Ahok sendiri, Wagub Djarot Saiful Hidayat, dan Sekda Saefullah. Maka dia mengajukan gugatan uji materi UU Pilkada ke MK supaya cuti tak wajib bagi petahana yang tak berniat kampanye.

Baca juga: Ahok: Kalau Saya, Djarot dan Sekda Maju Pilgub DKI, Siapa Susun APBD 2017?

"Pak Djarot kalau maju? Pak Sekda juga maju? Tiga orang ini (Ahok, Djarot, Saefullah) lagi susun anggaran loh," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (3/8) lalu.

Namun demikian, Ahok menyatakan Saefullah belum berbicara soal maju ke Pilgub DKI 2017. "Enggak. Dia (Saefullah) ngomong enggak maju kok," kata Ahok.

(dnu/jor)


Berita Terkait