Tunggu Titah Mega, Repdem Siap All Out Menangkan Risma di Pilgub DKI

Tunggu Titah Mega, Repdem Siap All Out Menangkan Risma di Pilgub DKI

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 10 Agu 2016 15:08 WIB
Tunggu Titah Mega, Repdem Siap All Out Menangkan Risma di Pilgub DKI
Foto: Ilustrator Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Semakin banyak pihak mendorong Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju Pilgub DKI. Organisasi sayap muda PDIP Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menyatakan siap memenangkan Risma jika sudah jadi titah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Selaku organisasi berbasis kaum marhaen, yang jelas segmentasi perjuangannya dalam mengadvokasi kasus kasus rakyat kecil selama ini termasuk di DKI Jakarta, serta setarikan nafas dengan ideologi Pancasila 1 Juni dan organisasi kader, Repdem dalam posisi siap menjalankan keputusan PDI Perjuangan terkait rekomendasi Cagub-Cawagub DKI Jakarta," ujar Ketua DPN Repdem Bidang Organisasi, Wanto Sugito, dalam siaran pers, Rabu (10/8/2016).

Menurut mantan aktivis 98 yang akrab disapa bung Klutuk itu, selaku sayap partai, diakuinya tidak dalam kapasitas untuk berbicara usul mengusul seorang calon. Namun kalau sudah jadi rekomendasi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tentu semua siap bergerak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami konsisten menjalankan demokrasi terpimpin. Semua keputusan DPP PDI Perjuangan pasti jelas pertimbangan ideologis dan seirama dengan harapan rakyat. Siapapun, termasuk jika Ibu Risma yang sudah teruji mampu membumikan pancasila dalam kepemimpinan politiknya lalu dicalonkan oleh partai, kita siap all out habis habisan untuk memenangkannya, " kata Wanto.

Soal langkah yang dilakukan Repdem jika rekomendasi pilgub DKI keluar, Wanto mengaku pihaknya pasti akan melakukan koordinasi dengan tim pemenangan partai.

"Repdem juga punya basis basis garapan ideologis di DKI Jakarta, yang belakangan kecenderungan masyarakat ingin perubahan, ingin pemimpin tegas tapi pro rakyat. Mau mendengar bukan membentak, mau mencari solusi bukan teori. Mau merubah tata kota cantik tapi tanpa menggusur membabi buta. Karena Jakarta miniatur Indonesia," tegasnya

(van/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads