Wapres JK Hadiri Pertemuan Internasional Penanggulangan Terorisme di Bali

Wapres JK Hadiri Pertemuan Internasional Penanggulangan Terorisme di Bali

Ferdinan - detikNews
Rabu, 10 Agu 2016 14:49 WIB
Wapres JK Hadiri Pertemuan Internasional Penanggulangan Terorisme di Bali
Foto: Wapres JK hadiri pertemuan internasional penanggulangan terorisme di Bali (Ferdinan/detikcom)
Nusa Dua - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri International Meeting on Counter-Terrorism (IMCT) and 2nd Counter Terrorism Financing Summit di Nusa Dua, Bali. JK akan menjadi pembicara utama dalam pertemuan yang membahas upaya bersama negara-negara dalam penanggulangan terorisme.

Menko Polhukam Wiranto dalam sambutannya mengatakan gelaran pertemuan ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam melawan terorisme yang terus menjadi ancaman bagi dunia.

"Pertemuan sepakat menyatakan terorisme lintas batas telah menjadi fenomena baru dan ancaman global yang sangat serius yang harus diatasi bersama," ujar Wiranto di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Rabu (10/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Digelarnya pertemuan internasional ini menurut Wiranto dimaksudkan untuk memperkuat jaringan kerja sama internasional dalam mengatasi ancaman terorisme yang bergerak secara lintas batas.

Ada 140 peserta perwakilan dari 23 negara dan organisasi internasional yaitu ASEAN, INTERPOL dan PBB yang membahas upaya untuk meningkatkan kemampuan bersama dalam mencegah terorisme, khususnya dalam mengatasi pergerakan teroris.

Hal ini meliputi pertukaran pandangan dan berbagi informasi intelijen, pembelajaran bersama, dan juga contoh praktik terbaik dalam menangani terorisme, termasuk soal informasi pendanaan terorisme, penyelundupan senjata, kontra radikalisasi dan deradikalisasi.

"Perlunya penguatan pengamanan perbatasan, deradikalisasi, kemitraan antar negara dan pemerintahan," sebut Wiranto.

Selain itu pertemuan yang dibuka pagi tadi juga membahas munculnya Foreign Terrorist Fighters (FTF) yakni pejuang terorisme asing serta penyalahgunaan informasi teknologi dalam menyebarkan paham ekstrim dan radikal.

Sejumlah pejabat yang hadir yakni Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf, Jaksa Agung M Prasetyo. Tampak pula Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. (fdn/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini