"Kalau presiden buat tim kita kasih informasi," ujar Haris usai konferensi pers bersama Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Es Teler 77 di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Setelah pertemuannya dengan Freddy Budiman kata Haris dirinya tidak hanya berdiam diri. Pihaknya juga melakukan riset atas kesaksian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu Haris enggan membeberkan informasi yang didapat. Yang jelas informasi itu akan menjadi kartu kuncian akan borok peredaran narkoba di Indonesia.
"Nantilah. Sabar ajalah," pungkasnya.
Haris yang juga Koordinator KontraS menjadi perbincangan setelah apa yang dia sampaikan menuai pro kontra. Haris menuliskan pengakuan Freddy soal keterlibatan oknum penegak hukum dalam bisnis haram itu. (edo/dra)











































