Demikian disampaikan, Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono kepada wartawan, Selasa (9/8/2016). Dia menjelaskan, kedua korban mahasiswi itu adalah, Sri Winarti asal Kabupaten Rohil dan(20) dan Ayut Rampuko (19) asal Kab Pelalawan, Riau.
Keduanya terseret ombak besar saat sedang mandi di pantai Beting Aceh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis sekitar pukul 11.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wicaksono menjelaskan, awalnya pukul 08.00 WIB ada 8 mahasiswa yang sedang KKN dan melakukan survei penanaman pohon di tepi pantai.
Sekitar pukul 11.00 WIB, lanjut Wicak, mereka berenang di pantai. Awalnya yang terseret ombak mahasiswa bernama Tedi dan Sri Winarti. Mereka berenang ke tengah, namun digulung ombak.
Melihat kejadian tersebut, lanjut Wicaksono, rekan-rekanya mencoba menolong. Saat itu Ayut bersama teman-teman berusaha menolong Sri dan Tedi. Namun saat itu hanya Tedi yang bisa diselamatkan.
Belakangan, Ayut yang berusaha menolong juga ikut terbawa ombak. Para rekannya tidak bisa menyelamatkan Ayut. Akhirnya Ayut dan Sri hilang ditelan gelombang.
"Rekanya meminta bantuan nelayan untuk mencari Sri dan Ayut. Sekitar 30 menit Sri temukan dan masih bernafas. Namun saat dibawa ke Puskesmas, Sri menghembuskan nafas terakhirnya," kata Wicaksono.
"Pencarian masih dilanjutkan bersama tim Polair, TNI AL dan Syabandar. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban atas nama Ayut ditemukan namun kondisinya sudah meningal dunia," tutup Wicaksono. (cha/imk)











































