Wacana penerapan sistem e-Voting ini tadi sempat dibahas dalam pertemuan antara pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2016).
"Ini juga didiskusikan, apakah 2019 sudah siap untuk e-voting," kata Tjahjo saat ditemui wartawan usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira permasalahan yang ada di KPU bukan e-voting, tapi e-Rekap. Bagaimana rekap dari tingkat TPS itu bisa cepat diselesaikan dengan baik. Toh pemungutan suara di TPS itu sangat-sangat demokratis, disaksikan masyarakat, saksi parpol, saksi capres dan saksi Bawaslu dan saksi dari kelompok independen dan pers. e-rekapnya tentu akan jadi pertimbangan oleh kita semuanya," jelas Tjahjo. (rjo/erd)










































