Satgas Karhutla Pasang Garis Polisi di Lahan yang Terbakar di Riau

Satgas Karhutla Pasang Garis Polisi di Lahan yang Terbakar di Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 09 Agu 2016 12:47 WIB
Satgas Karhutla Pasang Garis Polisi di Lahan yang Terbakar di Riau
Foto: dok. Satgas Udara Riau
Pekanbaru - Tim Satgas penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) di Riau memasang police line (garis polis) di lahan yang terbakar. Tim hari ini tetap melanjutkan pemadaman lewat darat dan udara.

Demikian disampaikan Komandan Satgas Udara Karhutla, Marmas Henri Alfiandi kepada detikcom, Selasa (9/8/2016). Henri menjelaskan, tim Satgas Udara dengan menggunakan heli dan air tractor sejak kemarin terus melakukan water bombing. Lokasi yang sudah berhasil dipadamkan berada di Kabupaten Pelalawan dan Kampar.

"Tim udara kita sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan water bombing agar kebakaran tidak meluas. Sejumlah titik api sudah berhasil kita padamkan," kata Henri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walau demikian, lanjutnya, tim masih melanjutkan pemadaman. Kebakaran lahan saat ini muncul di Kota Dumai. Kawasan yang terbakar berada di wilayah Kecamatan Medang Kampai.

"Water bombing tengah kita laksanakan di wilayah Dumai," kata Henri.

Kebakaran juga muncul di Kecamatan Bangko dan Ujung Tanjung , Kab Rohil. Sebaran titik api muncul di lokasi yang baru. Sehingga ada dugaan kuat, kebakaran lahan yang terjadi merupakan unsur kesengajaan.

"Tim Udara sudah kita intruksikan untuk memberitahukan masing-masing Polres terkait kebakaran lahan tersebut," kata Henri.

Untuk di darat, lanjut Henri, hari ini sudah ada yang berada di lokasi kebakaran. Tim darat melaksanakan pemasangan garis polisi sekaligus melakukan pemadaman.

"Kita berharap siapapun pelakunya harus ditangkap. Kebakaran yang terjadi merupakan unsur kesengajaan. Malah ada lokasi yang sudah kita padamkan, malah dibakar lagi," kata Henri. (cha/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini