"Kebijakan Pemerintah yang akan memangkas anggaran hingga Rp 133 triliun, harus didukung. Kami akan menyesuaikan dengan melakukan pengetatan anggaran di semester kedua tahun ini. Kami berharap angkanya bisa mencapai hingga Rp 200 miliar," ujar Sekretaris Kemenristekdikti Ainun Naim kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/8/2016).
Pemangkasan anggaran tersebut, kata Ainun, akan dilakukan pada berbagai pos atau mata anggaran. Dia menyebutkan tiga pos anggaran yang akan mengalami pemangkasan cukup banyak adalah perjalanan dinas, rapat dan renovasi gedung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pos anggaran untuk kegiatan dan riset masih tetap. Tidak akan ada pemangkasan di pos tersebut. Kami tidak ingin kinerja kementerian menurun," lanjutnya. (mbr/bag)











































