"Waktu ditemukan (Rizky) juga di tengah mobilnya. Padahal setiap hari yang punya mobil tanyain, (Rizky) udah ketemu, Pak? Sabar, ya. Tapi, ya, dia juga tidak tahu (Rizky di dalam kendaraannya)," ujar ayah Rizky, Firdaus (54), saat ditemui detikcom di kediamannya di Jalan Pancawarga 1 RT 4/1, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/8/2016).
Firdaus mengisahkan sebelum Rizky hilang, dia sempat memberikan makanan cilok ke anak bungsunya itu. Akibat makan cemilan bersaos itu, lantai menjadi kotor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hilangnya Rizky membuat Firdaus panik. Dia mengecek setiap rumah yang berada di lingkungannya dan menanyakan keberadaan Rizky. Namun tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan anaknya itu.
Tidak hanya itu, Firdaus sempat meminta bantuan seorang dukun lewat bantuan anak pertamanya yang tinggal di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Menurut dukun itu, Rizky sedang jalan-jalan dengan sebuah mobil.
"Beberapa hari nggak balik, saya ke parkiran cari satu-satu mobil. Udah saya cari semua, enggak ada dia," ucapnya.
Firdus mengatakan anaknya terlahir dalam keadaan prematur dan sangat aktif. "Keluarga udah ikhlas semua. Ini memang takdir mau gimana lagi," ujarnya.
Jasad Rizky ditemukan pada Minggu (7/8) kemarin. Saat itu Ridwan, pemilik mobil yang juga tetangga Firdaus, hendak menggunakan mobilnya yang diparkirnya sejak 2 Agustus lalu di sebuah lapangan. "Pada saat dibuka mobil, pemilik kaget melihat ada mayat yang sudah membusuk di dalam mobil," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Suwanda kepada detikcom pagi tadi.
Rizky ditemukan dalam kondisi meringkuk di antara jok depan dan jok tengah mobil. Sepasang sandal warna kuning miliknya masih terlihat utuh. Diduga Rizky menyelinap masuk ke dalam mobil tersebut saat Ridwan hendak mengunci mobil. (tfq/nrl)











































