Penampakan Kerusakan Balai Kota Makassar Efek Bentrokan Satpol PP dan Polisi

Penampakan Kerusakan Balai Kota Makassar Efek Bentrokan Satpol PP dan Polisi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 08 Agu 2016 16:17 WIB
Penampakan Kerusakan Balai Kota Makassar Efek Bentrokan Satpol PP dan Polisi
Sisa-sisa kerusakan dampak betrokan Satpol PP dan polisi di Balai kota Makassar, Senin 8 Agustus 2016 (Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom)
Makassar - Ketegangan sempat terjadi antara personel Satpol PP Makassar dan polisi akhir pekan lalu. Brigadir Michael tewas, Balai Kota Makassar rusak. Kaca-kaca pecah.

Hari ini, Senin (8/8/2016), aktivitas perkantoran PNS Pemkot Makassar berlangsung normal. Administrasi pemerintahan seperti hari biasanya. Hanya tersisa kaca jendela yang pecah di beberapa ruangan di lantai Beberapa kendaraan roda dua milik pegawai dan anggota Satpol PP yang rusak sudah disingkirkan. Sisa ceceran darah juga telah dibersihkan pada Minggu (7/8).

Program kerja Walikota Makassar berlangsung lancar. Hari ini, dia mencanangkan pembentukan 500 Bank Sampah Sekolah di SMP Negeri 2 Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, ketegangan dipicu perkelahian beberapa anggota Satpol PP dengan dua anggota Sabhara Polrestabes Makassar di Pantai Losari, Sabtu (6/8) sekitar pukul 19.45 WIT. Salah satu anggota Sabhara itu melapor dan tercatat dalam LP No. 1890/VIII/2016/Polda-Sulsel/Polretabes-MKS.

Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom

Minggu (7/8) dini hari, kantor Balai Kota Makassar diserbu sekelompok orang tanpa dilengkapi identitas dan menyerang anggota Satpol yang ditemuinya, . Dalam penyerbuan ini, beberapa unit kendaraan bermotor rusak dan sempat terdengar beberapa kali suara tembakan.

Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto atau akrab disapa Danny mengistirahatkan sejumlah anggota Satpol PP yang terlibat dalam kejadian tersebut. "Sementara cooling down dulu. Bukan diliburkan, tugas sementara seperti pengaturan lalu lintas ditangani petugas DLLAJR Dishub," ujar Danny.

"Diharapkan para anggota Satpol PP Makassar harus mampu berkomunikasi dan menyentuh hati masyarakat, karena kejadian kemarin kuncinya adalah kesalahan berkomunikasi," pungkas Danny.

Sementara Kapolda Sulsel Irjen Anton Charliyan yang dihubungi usai kejadian, menyebut insiden itu dipicu kesalahpahaman. "Mudah-mudahan dengan kejadian ini semuanya bisa lebih dewasa, lebih bijak. Polri bisa lebih bijak, Satpol PP juga bisa lebih dewasa. Momen ini jadikan momen untuk meningkatkan kerja sama," kata Anton. (mna/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads