Tim Investigasi Gabungan Selidiki Bentrok Satpol PP-Polisi di Makassar

Tim Investigasi Gabungan Selidiki Bentrok Satpol PP-Polisi di Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 08 Agu 2016 14:09 WIB
Tim Investigasi Gabungan Selidiki Bentrok Satpol PP-Polisi di Makassar
Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto atau Danny (Foto: Istimewa)
Makassar - Tim investigasi gabungan yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kepolisian akan menyelidiki insiden penyerangan Balaikota Makassar yang terjadi pada Sabtu malam lalu (6/8/2016).

Tim investigasi gabungan akan mengumpulkan data dan bukti-bukti di lapangan terkait peristiwa yang menewaskan anggota Sabhara Polda Sulsel, Bripda Michael Abraham.

"Hari ini tiba tim khusus dari Kemendagri, Direktur Satpol PP Kemendagri untuk menginvestigasi insiden ini, kami sepakat dengan polisi untuk menyelidiki bersama kasus ini," ujar Wali Kota Makassar Ramdhan "Danny" Pomanto pada detikcom usai melaunching Bank Sampah di SMPN 2 Makassar, Jalan Amanagappa, Senin (8/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Danny menuturkan pihaknya telah menyiapkan pendampingan hukum pada anggota Satpol PP yang akan diperiksa oleh penyidik Polrestabes Makassar.

Sementara menurut Kapolda Irjen Pol Anton Charliyan menegaskan pihaknya akan bersikap netral memproses kasus ini. Anton juga meminta kedua pihak yang terlibat agar menahan diri dan tidak memperumit situasi keamanan kota Makassar.

"Kasus ini harus diproses secara hukum, tidak boleh aksi sendiri, saya tindak anggota saya kalau ada yang main hakim sendiri," pungkas Anton.

Situasi di kantor Balaikota Makassar pasca penyerangan sudah berangsur pulih. Sisa-sisa penyerangan juga sudah dibersihkan. PNS Pemkot Makassar juga tetap berkantor seperti hari biasanya.

Walikota Makassar meliburkan para anggota Satpol PP hingga batas waktu yang belum ditentukan. Di kawasan Anjungan Pantai Losari yang menjadi tempat permulaan bentrokan Satpol PP dan Polisi, pengaturan lalu lintas dan pengamanan diambil alih sementara oleh anggota Dishub Makassar dan pegawai Kecamatan Ujungpandang. (mna/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads