Meski kerap berdiskusi, Jokowi disebut Ahok bukan memerintahkan dirinya dalam mengambil keputusan. Ia menolak Jokowi dituding memberi arahan terkait Pilgub DKI Jakarta 2017.
"Oh enggak, enggak. Pak Jokowi tuh aku kenal beliau 4 tahun, beliau tuh enggak pernah maksa ngarahin kamu ikut, enggak pernah. Beliau itu selalu cuma kasih gambaran," ujar Ahok di Gedung Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, Ahok belum juga memutuskan siapa yang akan dibawanya maju di Pilgub nanti. Jokowi juga tidak membahas soal itu meski beberapa kali Ahok menyatakan masih ingin berjuang bersama Djarot Saiful Hidayat, kolega Jokowi di PDIP.
"Enggak, kalau soal wakil terserah saya. Yang saya suka. Beliau waktu maju enggak pilih saya jadi wakil dulu kok hehe," ucapnya.
Tiga partai pendukung Ahok disebutnya punya sikap serupa. Mereka menyerahkan sepenuhnya kepada Ahok soal calon wagub yang akan dijadikan pasangan di Pilgub DKI 2017.
"Dari awal mereka sudah terserah saya," kata Ahok singkat.
Soal cawagub untuk Ahok masih belum jelas apalagi usai dirinya memutuskan menempuh jalur politik dan meninggalkan rencana jalur independen. Rencana Ahok menggaet PNS Heru Budi Hartono kini mengalamai ketidakpastian. Namun Teman Ahok masih mengharapkan Heru untuk menjadi pasangan Ahok di Pilgub nanti.
"Aku juga pernyataan sikapku juga gitu kok, aku mau Heru kok. Tapi kalau PDIP mau gabung, kita harus hargain Pak Djarot yang sudah bareng," tutur Ahok. (aan/dra)











































