"Masing-masing pihak harus menahan diri, kalau ada kesalahan harus diselesaikan secara hukum, jangan pribadi-pribadi, semalam saya temui anggota saya, saya katakan jangan ada bergerak lagi, kalau ada saya akan tindak. Jangan sampai ada kerugian yang lebih besar lagi," tutur Anton saat dikonfirmasi, Minggu (7/8/2016).
Bentrokan itu terjadi di Balai Kota Makassar pada Minggu dini hari tadi dan menewaskan Bripda Michael Abraham. Mantan Kadiv Humas Polri itu pun memastikan bahwa kasus kematian anggotanya akan diusut secara hukum dan profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota Sabhara Polrestabes dalam bentrokan semalam.
"Kami dan polisi sama-sama sepaham ingin menjaga keamanan kota Makassar, apa yang terjadi semalam adalah kecelakaan yang tidak terduga datangnya," ujar pria yang karib disapa Danny itu.
Danny sendiri sudah meninjau lokasi bentrokan di kantornya bersama dengan Wakapolrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait. Dari sekitar lokasi bentrokan masih tersisa bekas ceceran darah dan sepeda motor yang rusak. (mna/dhn)










































