"Kita akan melakukan pendalaman, pemanggilan terhadap kasus ini dan pemberkasan untuk proses hukum," ujar Kepala BBPOM Abdul Rahim, kepada wartawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Pasteur, Sabtu (6/8/2016).
Menurut Abdul, setelah pemeriksaan, pihaknya menyampaikan berkas kepada kejaksaan melalui Korwa PPNS di Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul menilai Tiwi cukup kooperatif, sehingga tidak khawatir perempuan tersebut akan melarikan diri.
"Cukup kooperatif. Kalau kabur kan sudah dalam daftar pencarian orang (DPO)," jelasnya.
Kepala BBPOM Abdul Rahim menunjukkan barang bukti snack Bikini di kantornya, Sabtu 6 Agustus 2016 |
Sejak dipasarkan Maret 2016 lalu, snack Bikini sudah dipasarkan sebanyak 11.000 bungkus. Resseler-nya tersebar hampir di seluruh Indonesia.
detikcom memantau melalui akun instagram akun penjual snack Bikini sudah cukup banyak. Terutama di luar pulau Jawa. Seperti akun bikinisnack_bali, bikinisnack_mdn, bikinisnack_bandaaceh, bikinisnack_makassar dan lainnya.
Untuk memutus peredaran, BBPOM Bandung meminta BBPOM di wilayah tersebut untuk menelusuri dan menarik produk tersebut.
"Kami minta BPOM di tempat lain juga menarik produk tersebut," tandasnya. (avi/trw)












































Kepala BBPOM Abdul Rahim menunjukkan barang bukti snack Bikini di kantornya, Sabtu 6 Agustus 2016