Layani 150 Ribu Jamaah Haji, Dirjen PHU Titipkan 3 Pesan kepada PPIH

Layani 150 Ribu Jamaah Haji, Dirjen PHU Titipkan 3 Pesan kepada PPIH

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 05 Agu 2016 23:42 WIB
Layani 150 Ribu Jamaah Haji, Dirjen PHU Titipkan 3 Pesan kepada PPIH
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Abdul Djamil. Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Abdul Djamil menitipkan 3 pesan kepada Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Menurutnya, 3 pesan ini dapat dipakai sebagai modal ketika PPIH melakukan pendampingan dan pelayanan kepada 150.200 jamaah haji yang akan berangkat tahun ini.

"Saya titip pesan 3 hal saja. Pertama, tekad yang harus dibulatkan. Karena kita semua ke sana untuk melaksanakan tugas negara, menjalankan amanat undang-undang. Tugas kita di sana adalah melayani, membimbing dan melindungi jamaah," ujar Abdul Djamil di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (5/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan Abdul Djamil ketika melakukan pelepasan terhadap PPIH gelombang pertama sebanyak 357 orang. Hal kedua yang dipesankan Abdul Djamil ialah kesabaran hati.

"Kedua, hati yang sabar. Banyak jamaah haji kita orang yang belum pernah berhaji. Logikanya, mereka belum kuasai medan. Ditambah kemampuan komunikasi yang tidak bisa berbahasa Arab. Ada juga bahkan yang cuma bisa pakai bahasa daerah," kata Abdul Djamil.

"Kita juga perlu sabar karena berada di tengah masyarakat dunia. Fasilitas yang disediakan dan orang yang menggunakan tidak memadai. Apalagi ketika di Arafah dan Mina. Contohnya, kalau pagi akan ada antrean panjang, bisa 10 sampai 15 orang. Jadi sehari-hari harus dihadapkan kesabaran yang luar biasa," tambahnya.

Pesan terakhir yang disampaikannya ialah kesediaan untuk bekerja secara ikhlas.

"Ketiga ialah ikhlaskan hatinya. Ini modal utama kita melayani jamaah haji. Kalau kita hitung reward secara materiil tidak seberapa. Tapi hati yang ikhlas, akan jadi modal utama di tingkat kesulitan yang luar biasa," ucap Abdul Djamil.

Ia menggambarkan kondisi cuaca di Arab Saudi dalam kondisi yang cukup ekstrem. Atas kondisi ini, Abdul mengingatkan PPIH untuk menjaga kesehatan.

"Memang 3 hal ini penting ada dalam diri kita. Kita harus bertekad jalani tugas yang berat, cuaca di sana sudah 50 derajat celcius. Saya yakin teman-teman sudah terseleksi dari berbagai segi penilaian. Saya juga minta untuk teman-teman di lapangan yang lain hendaknya jaga kesehatan," ucapnya.

Abdul Djamil meminta kepada PPIH untuk melakukan pengawasan ketat pada hari pertama jamaah haji tiba di Arab Saudi. PPIH juga diminta untuk memberikan pemahaman kepada para jamaah.



"Tolong awasi ketat hari pertama. Kalau hari 3-4, mereka sudah familiar. Kita sudah sosialisasikan, jamaah tidak perlu repot-repot. Cukup melihat warna stiker busnya. Misalnya naik bus stiker ungu, selanjutnya ungu," kata Abdul Djamil.

"Doa haji juga tolong bantu beri pemahaman kepada mereka. Bahwa agama itu mudah. Allah tidak akan beri beban hambanya kalau tidak bisa dipikul olehnya. Doa tawaf yang panjang, jika tidak bisa, pakai doa yang diingat, yang dibisa. Supaya haji jadi sesuatu yang mudah. Karena haji sejatinya adalah kedatangan di Arafah," imbuhnya.

Dalam proses keberangkatan haji tahun ini, terdapat total sebanyak 3.725 PPIH. Mereka terdiri dari petugas kesehatan, petugas umum dan pendamping ibadah.

(fdn/fdn)


Berita Terkait