Seorang Oknum Polisi Pukuli Siswa dan Penjaga Warnet di Medan

Seorang Oknum Polisi Pukuli Siswa dan Penjaga Warnet di Medan

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 05 Agu 2016 17:48 WIB
Seorang Oknum Polisi Pukuli Siswa dan Penjaga Warnet di Medan
Ilustrasi penganiayaan (Foto: Edi Wahyono/detikFoto)
Jakarta - Seorang oknum anggota Polri di Medan, Sumatera Utara, melakukan pemukulan terhadap beberapa orang siswa dan penjaga warnet. Anggota polisi tersebut telah diamankan untuk dimintai keterangan perihal kejadian itu.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan, Jumat (5/8/2016) mengatakan, pemukulan berawal saat oknum polisi tersebut melakukan patroli keamanan di warnet tersebut.

"Pada hari Rabu (3/8), ada peristiwa terkait dengan ada tindakan yang tidak terpuji dari anggota Polri, ingin mengatakan dan ingin melakukan suatu tindakan yang bersifat untuk memperbaiki anak-anak yang sedang waktunya sekolah tapi bermain, sehingga yang bersangkutan dalam tugasnya ingin melakukan pembinaan supaya ditutup dan menyuruh anak-anak untuk kembali ke sekolah," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Martinus mengatakan niat oknum tersebut baik karena berkaitan dengan ketertiban siswa saat waktunya bersekolah. Namun setelah diberitahu, kata Martinus, ternyata masih ada beberapa siswa yang tidak mengindahkan perintah itu.

"Namun dalam praktiknya sebagian sudah pulang, ada yang belum. Jadi dalam melakukan pembinaan (oknum polisi ini) dimintai penjaga supaya ikut membantu mengarahkan supaya bisa keluar dan ditutup," jelas Martinus.

"Tetapi katakanlah penjaga itu tidak melakukan tindakan apapun hanya diam saja. Kemudian timbulah tindakan yang tidak terpuji dari seorang anggota Polri, kemudian melakukan tindakan pemukulan," sambungnya.

Aksi pemukulan oleh oknum Polisi ini disesalkan oleh Martinus. Saat ini anggota tersebut telah diamankan di Polda Sumatera Utara untuk diperiksa.

"Kami akan melakukan pengusutan terhadap anggota tersebut. Anggota ini sudah diamankan di Polda (Sumut), dilakukan pemeriksaan sebagaimana peraturan kami, yaitu peraturan disiplin anggota," kata dia.

Video pemukulan itu terekam di kamera CCTV Warnet dan telah viral di media sosial, setelah seseorang mengunggahnya di Facebook. (rni/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini