"Kan pembahasan tahap 1, identifikasi masalah. Masalahnya apa, kenapa bisa kaya gitu, kita sedang lakukan (identifikasi). Kita punya waktu 2 minggu untuk ketemu lagi untuk cari jalan keluar dan solusi," jelas Menhub Budi saat ditanya tentang tindak lanjut delay Lion Air pada Minggu (31/7) lalu.
Menhub Budi menyampaikan hal itu di sela-sela mengecek persiapan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, menjelang operasional perdana pada Selasa, 9 Agustus 2016.
Menhub Budi juga akan mengajak PT Angkasa Pura (AP) II untuk mencari solusi agar Lion Air tidak delay lagi. Untuk diketahui, 5 pesawat Lion Air yang delay pada Minggu lalu memiliki rute asal Bandara Soekarno-Hatta.
"Tadi Pak Djoko (Plt Dirut PT AP II Djoko Murjatmodjo) bilang akan ketemu Lion. Nanti akan kita ketahui hasilnya seperti apa. Sebabnya apa, nanti akan dicari," jelas Budi.
Ada 5 penerbangan Lion Air yang mengalami delay di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (31/7/2016) yang menyebabkan penumpang emosi, yakni:
JT 650 rute Cengkareng - Lombok Praya
JT 630 rute Cengkareng - Bengkulu
JT 590 rute Cengkareng - Surabaya
JT 582 rute Cengkareng - Surabaya
JT 526 rute Cengkareng - Banjarmasin (nwk/nrl)











































