Kapolda Metro: Oknum Polisi Jadi Calo SIM akan Ditindak Tegas

Kapolda Metro: Oknum Polisi Jadi Calo SIM akan Ditindak Tegas

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 05 Agu 2016 16:41 WIB
Kapolda Metro: Oknum Polisi Jadi Calo SIM akan Ditindak Tegas
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto mengingatkan kepada anggota untuk tidak melakukan praktik percaloan dalam pembuatan SIM atau pun STNK. Ia menegaskan oknum polisi yang melanggar hal itu akan ditindak tegas.

"Ya kita tindak. Apalagi kalau ada pelanggaran hukum yang dilakukan pihak kepolisian. Tapi kalau umum yanh melakukan kita lihat dulu korbannya ditipu apa digelapin dan sebagainya makanya kita tindak," tegas Irjen Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Ditegaskan Kapolda, praktik percaloan yang dilakukan oknum polisi merupakan pelanggaran disiplin. "Dalam peraturan itu dia tidak boleh menerima dari pihak ketiga yang berkaitan dengan tugas kepolisian. Jadi kalau saya umpamanya berusaha menjual barang-barang kelontong tidak ada kaitannya dengan tugas kepolisian ya boleh-boleh saja, sah gitu. Tapi kalau yang berkaitan dengan tugasnya itu yang dilarang," bebernya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait mantan anggota Polres Jaksel Bripka Triyanto yang ditangkap Satgas Satpassim Daan Mogot yang melakukan penipuan dan percaloan, dikatakannya, telah diproses secara hukum. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, Triyanto telah dipecat pada Juni 2016 atas kasus tersebut.

"Jadi yang bersangkutan telah diproses di Propam dan untuk pidana umumnya telah diproses di Direktorat Reskrimum. Yang bersangkutan sudah dipecat pada Juni 2016," ujar Awi.

Awi menerangkan, Triyanto dipecat karena meninggalkan tugas selama beberap bulan (disersi). Aksi percaloan yang dilakukan Triyanto sendiri, dilakukan setelah dirinya dipecat.

"Jadi dia itu menipu korban. Dia menjanjikan bisa mengurus SIM kemudian korban diminta sejumlah uang, tetapi ternyata SIM-nya tidak jadi-jadi, sehingga dilaporkan lah dah ternyata dia ini sudah dipecat," jelas Awi. (mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads