"Kalau kita setiap melakukan sesuatu, jangan pikirin yang macem-macem, kita punya Allah. Jangan takut kalah sama musuh kita," tutur Yusuf dalam khotbahnya di masjid Baitul Mughni, Jumat (5/8/2016).
![]() |
Yusuf mencontohkan, seringkali orang ragu-ragu untuk menguliahkan anaknya karena biaya. Ada pula yang terus terpikir biaya kontrakan rumah sementara kebutuhan lain mendesak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pula orang yang gentar melihat kelebihan lawannya dan merasa diri sendiri kecil. Padahal, kata Yusuf, bila berpegang pada Allah maka membuat seseorang lebih percaya diri.
"Kalau kita cuma ngeliatin lawan ya kita jadi merasa kecil. Sekarang, liat Allah aja," pungkas Yusuf.
![]() |
Setelah itu dia memimpin doa dan kemudian menjadi imam salat Jumat. Masjid Baitul Mughni tampak dipenuhi jamaah yang kira-kira ratusan orang.
Usai salat Jumat, Yusuf Mansyur berterima kasih kepada pengurus masjid dan Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) yang telah memberikan kesempatan. Dia juga mendoakan kepada Sandiaga Uno agar sukses melenggang di ajang Pilgub DKI 2017.
Selanjutnya Sandiaga Uno pun diberi kesempatan bicara. Dia merasa mendapat motivasi dari Yusuf Mansyur.
"Tadi Ustaz Yusuf Mansyur dalam khotbahnya telah memberi motivasi saya. Jadi ketika banyak yang tidak berpihak kepada kita, pengembang tak berpihak kepada kita, media tak berpihak pada kita, tapi tidak boleh menyerah," ujar Sandiaga.
![]() |
Dia lalu menyebutkan nama tengahnya, Salahuddin, bahwa itu adalah doa ayahnya agar dia tak mudah menyerah. Sandiaga lalu bercerita tentang kegigihan Salahuddin Al Ayyubi.
"Jadi pada tanggal 15 Februari 2017 kita akan punya gubernur baru, bapak ibu jangan ke luar kota, kita pilih pemimpin baru," ucap dia tanpa menyebutkan namanya.
Sandiaga kemudian disalami hingga diajak selfie para jamaah setelah itu. Sementara itu Yusuf Mansyur langsung meninggalkan lokasi lewat pintu samping mimbar. (bpn/tor)














































