Ahok mengawali tanggapannya bahwa orang pasti akan memilih yang terbaik, dalam hal apapun. Asalkan orang itu sudah terlatih mengenali pilihan yang berkualitas. Misalnya, orang yang tahu bagaimana uang asli tak perlu diajari soal uang palsu. Tentu bila tahu soal uang asli, maka dia tak akan memilih uang palsu.
"Masyarakat juga bisa pilih, kalau ada yang lebih baik dari saya, lebih terbukti dari saya, kemudian kamu pilih saya maka kamu bodoh. Kamu harus pilih orang yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih transparan sistemnya dari saya," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (5/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya ngapain jadi gubernur kalau ada yang lebih baik dari kita," kata Ahok.
Ahok mengaku tak memikirkan bagaimana persaingan di Pilgub nanti. Soalnya warga Jakarta-lah yang bakal menentukan, dirinya tahu calon lain yang terpilih. Tokoh yang mampu memimpin Jakarta dipersilakannya maju ke Pilgub DKI 2017.
"Makanya kita kasih warga buat menentukan. Jadi kita enggak usah pusingin, siapa mau maju, maju saja," kata Ahok. (dnu/aan)










































