Ini Alasan Haris Azhar Baru Ungkap Nyanyian Freddy Budiman

ADVERTISEMENT

Ini Alasan Haris Azhar Baru Ungkap Nyanyian Freddy Budiman

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Kamis, 04 Agu 2016 19:29 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Gembong narkoba Freddy Budiman pernah bercerita soal sepak terjangnya kepada Koordinator KontraS Haris Azhar. Freddy bercerita mengenai kariernya di dunia hitam serta dia juga bekerja sama bahkan menyetor uang ke oknum penegak hukum.

Cerita Freddy ke Haris yang berlangsung tahun 2014 tersebut baru ditulis dalam media sosial Haris tahun 2016, setelah Freddy Budiman dieksekusi mati.

Lantas apa alasan Haris Azhar baru mengungkap cerita Freddy Budiman kepadanya sekarang?

"Sebetulnya saya bukan baru mengungkap sekarang, tapi saya sudah pernah mencoba. Pernah mencoba mencari pledoinya untuk mencari omongan Freddy Budiman. Dan juga pernah mencari pengacaranya. Tetapi pledoi yang kami cari itu tidak diberikan oleh Pengadilan Jakarta Barat," jelas Haris Azhar usai hadir dalam jumpa pers bersama Koalisi Anti Mafia Narkoba di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016).

"Lalu yang kedua dalam website Pengadilan Negeri Jakarta Barat atau Mahkamah Agung tidak ditemukan putusannya. Sebetulnya kalau misalnya saya bisa mendapatkan pledoinya waktu itu, saya bisa mendapatkan putusannya waktu itu. Mungkin akan berubah. Sebetulnya dari kasus Freddy Budiman ini menunjukkan ada masalah keterbukaan informasi di pengadilan," lanjutnya.

Haris juga menambahkan akibat hal itu, masyarakat yang ingin mengetahui kelanjutan persidangan Freddy Budiman jadi tidak bisa. "Didapatnya pledoi yang tak ada nama-nama. Didapatnya putusan pengadilan yang tak terdapat nama-nama itukan baru diupload belakangan saja," ucap Haris.

Dirinya juga sudah membuktikan bahwa pledoi yang ada di website Pengadilan Jakarta Barat soal Freddy Budiman baru diupload tahun ini. Hal itu ia buktikan berdasarkan hasil forensik digital.

"Dan saya sudah buktikan secara forensik digital, ternyata itu kalau dicari di engine searching, itu tidak bisa didapat. Tapi kalau di engine searching memakai waktu spesifik 2016, baru bisa didapat. Itu artinya putusannya baru diupload tahun 2016. Putusannya baru diupload ketika tulisan saya sudah naik tersebar di sosial media," tuturnya. (yds/Hbb)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT