"Kalau Risma maju cagub DKI saya punya kalkulasi bahwa banyak partai-partai akan merapat ke Risma dan PDIP," kata Mahfudz kepada wartawan, Kamis (4/8/2016).
Risma juga akan mudah mendapat dukungan partai Islam. Para pemilih di DKI juga tak sulit menerima Risma.
"Penampilan Risma yang berkerudung pun akan menjadi magnet tambahan bagi parpol Islam tuk merapat. Bagi pemilih muda di Jakarta, Risma juga dipersepsi sebagai pemimpin generasi baru sebagaimana Ahok. Punya kompetensi dan prestasi sebagai kepala daerah," katanya.
"Pemilih perempuan yang jumlahnya lebih dari separuh pemilih Jakarta kemungkinan besar akan melirik Risma," imbuh Mahfudz.
Karena itu Mahfudz menyimpulkan kehadiran Risma ke Pilgub DKI bakal menjadikan konstelasi politik semakin menarik.
"Jadi menurut saya sosok Risma akan mampu mengkonsolidasi peta kekuatan di Pilkada DKI head-to-head Ahok vs Risma. Tinggal para kandidat dari parpol bersepakat siapa yang diajukan sebagai calon wakil Risma," pungkasnya. (van/tor)











































