Konsep PDIP Membangun DKI: Pro Kaum Miskin dan Tak Memihak Pemodal

Panasnya Pilgub DKI

Konsep PDIP Membangun DKI: Pro Kaum Miskin dan Tak Memihak Pemodal

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 04 Agu 2016 15:33 WIB
Konsep PDIP Membangun DKI: Pro Kaum Miskin dan Tak Memihak Pemodal
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Arah sikap politik PDIP menjelang Pilgub DKI semakin jelas. Setelah PDIP DKI menolak mendukung Ahok, DPP PDIP mengungkap konsep PDIP membangun Jakarta dengan tanpa menyakiti dan menggusur kaum miskin.

"Bagaimana pembangunan kota, tidak menyakiti kaum miskin, tidak melulu memihak pada kaum bermodal, pembangunan kota didasari pada rasa guyub, sebagai sifat dasar asli manusia Indonesia," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Kamis (4/8/2016).

Hasto menegaskan konsep membangun kota dengan dasar gotong royong. Menjadikan Jakarta menjadi kota untuk semua kalangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam konsep pembangunan di DKI Jakarta, PDIP tetap berpegangan bahwa sebuah kota harus dibangun atas dasar kesadaran gotong royong. Itu juga sejalan dengan teladan Bung Karno yang ingin menjadikan Jakarta sebagai kota besar dunia, tapi tetap menjadi kota berwajah kemanusiaan, kota untuk semua," katanya.

Hasto ingin menjadikan Jakarta menjadi kota modern yang tak hanya jadi tempat bagi orang kaya tapi juga untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kami memperjuangkan kota yang ramah akan manusia, modern bukan berarti tempat bagi kaum kaya, tapi modern adalah menempatkan kota sebagai struktur bangunan humanis," katanya.

Lalu apa sinyal kuat di balik konsep 'baru' PDIP membangun Jakarta ini? (van/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini