Terkejutnya Teman di Semarang Ketika Kakek Waluyo Ramai Diberitakan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 04 Agu 2016 01:14 WIB
Kakek Waluyo (Foto: Aditya Mardiastuti - Ilustrator Mindra Purnomo)
Semarang - Berita kakek Waluyo (62) yang dikira sudah tewas oleh keluarganya ternyata membuat teman-teman Waluyo di Semarang terkejut. Mereka tidak menyangka kakek dengan panggilan 'mbahe' itu tiba-tiba tenar di media setelah pulang kampung.

Waluyo, hari Senin (1/8/2016) kemarin masih terlihat di tempatnya tinggal di Semarang yaitu emperan ruko di Jalan Pusponjolo Timur Raya. Ia menyapa teman-temannya di Bank Mayapada yang berada di deretan ruko yang sama.

"Senin masih menyapa kok di sini," kata staf Bank Mayapada, Siswadi, Rabu (3/8/2016).

Pagi tadi, berita soal Waluyo mulai ramai dan teman-temannya kaget ketika membacanya. Teguh Manijo yang juga bekerja di Bank Mayapada sampai mengecek ke luar kantor dan mencari Waluyo.

"Pas saya baca kaget, lho kan ini mbahe. Saya terus keluar ngecek mbahe ada atau tidak, ternyata memang tidak ada," ujar Manijo.

Siswadi dan Manijo sebenarnya tidak terkejut mengetahui 'mbahe' pulang kampung ke Yogyakarta karena sebelumnya pernah mengatakan akan pulang kampung setelah Lebaran.

"Dulu saya tanya kenapa tidak pulang kampung bareng teman-teman, katanya habis Lebaran saja," tandas Siswadi.

"Jadi kita tidak kaget 'mbahe' pulang, tapi beritanya itu, sampai dikabarkan meninggal. Ramai di berita itu kan orang yang kita kenal," imbuhnya.

Selama di Kota Semarang, Waluyo bekerja sebagai tukang sapu. Ia dikenal ramah oleh orang-orang sekitarnya dan kerap bercengkerama serta bercanda.

Pulangnya Waluyo ke kampung halaman ternyata membuat teman-temannya merasa kehilangan. Salah satunya Sandra, ia mengaku cukup terhibur dengan canda si 'mbahe'.

"Ya sejak sudah pulang itu gimana ya, ngangenin mungkin ya, sering bercanda gitu," ujar Sandra.

"Kadang kita-kita di sini juga berbagi makanan," imbuhnya.

Diketahui, gencarnya berita Waluyo yaitu ketika ia pulang ke rumahnya di Kampung Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Keluarga dan tetangga kaget karena menganggap Waluyo yang mereka kenal sudah meninggal dan dikubur setahun lalu.

Waluyo dikabarkan tewas akibat adanya peristiwa kecelakaan di Gunungkidul tanggal 1 Mei 2015 lalu. Bahkan saat itu keluarga sudah memakamkan jenazah korban kecelakaan karena mirip dengan Waluyo. (alg/hri)