"Itu terus berjalan, operasi itu terus berjalan untuk menjamin rasa aman masyarakat dan mengembalikan suasana kondusif," kata Suhardi di Kantor Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).
Tinambola akan terus melakukan perburuan untuk mengejar sisa-sisa kelompok Santoso. Disamping itu, kata Suhardi, juga dilakukan operasi teritorial untuk memberi rasa tenang kepada masyarakat sekitar.
"Bagaimana langkah-langkah simpatik untuk menetralisir semuanya. Di Poso kan tahu sendiri ada latar belakang konflik. Mungkin masih membekas, perlu ada treatment khusus," jelas Suhardi.
Suhardi mengaku belum ada instruksi dari Kapolri maupun TNI untuk menghentikan operasi itu. "Saya dengar malah Operasi Tinombala akan terus berlanjut," ujar Suhardi.
"Di samping itu ada operasi pendekatan kepada publik dalam rangka mengembalikan rasa kepercayaan masyarakat pada seluruh aparat yang ada di situ," sambungnya.
"Siapa yang menjadi tersangka berdasarkan laporan ini, belum ditetapkan saat ini. Karena proses penanganan perkara belum dilakukan seperti penyelidikan, penyidikan," sambungnya. (aan/aan)











































