5 Hal yang Menegakkan Diagnosa Mirna Keracunan Sianida

Sidang Kasus Pembunuhan Mirna

5 Hal yang Menegakkan Diagnosa Mirna Keracunan Sianida

Rina Atriana - detikNews
Rabu, 03 Agu 2016 12:07 WIB
5 Hal yang Menegakkan Diagnosa Mirna Keracunan Sianida
Foto: Saksi ahli forensik dr Slamet Purnomo/ Rina detikcom
Jakarta - Ahli forensik RS Polri Kramat Jati, dr Slamet Purnomo, menyebutkan 5 deteksi untuk mendiagnosa seseorang keracunan. Semua deteksi tersebut digunakan untuk mendiagnosa penyebab kematian Wayan Mirna Salihin tak lama setelah dia minum kopi.

"Untuk mendiagnosa suatu keracunan itu ada 5 hal yang harus dideteksi. 5 Hal ini yang nantinya menegakkan diagnosa dia keracunan racun a, b atau c," kata Slamet saat menjadi saksi ahli di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar, Rabu (3/8/2016). Sidang hari ini menghadirkan saksi ahli.

Kelima deteksi tersebut, pertama adalah kondisi sehat tiba-tiba sakit atau meninggal. Kedua, ada riwayat kontak dengan benda yang menjadi penyebab sakit atau meninggal. Ketiga, ada gejala dan tanda yang sesuai dengan racun yang dikonsumsi. Keempat, ditemukan racun di TKP atau di benda yang sesuai. Kelima, ditemukan adanya racun yang sama di dalam tubuh korban yang seharusnya tidak ada di tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Ahli: Hasil Kasat Mata, Warna Lambung Mirna Berubah Jadi Hitam Akibat Zat Korosif

"Di kasus ini kami melihat ada gerakan menyedot minuman, dia (Mirna) mengipas-ngipas mulutnya. Gejala orang yang menggunakan sianida seperti terbakar, kering, panas, sangat sakit sekali. Bisa langsung bekerja (racunnya), secara teroritis itu hitungannya detik," kata Slamet.

Slamet mengatakan sianida menyebabkan oksigen tidak bisa diserap darah, sehingga suplai oksigen di organ vital terganggu. Misalnya suplai oksigen ke otak terhenti bisa menyebabkan kejang-kejang. Kalau ke paru-paru kekurangan oksigen akan menyebabkan sesak nafas hingga koma atau tidak sadarkan diri.

5 Deteksi ini sesuai dengan apa yang dialami Mirna saat dia minum es kopi Vietnam. Setelah menyeruput kopi, dalam hitungan detik dia merasa kepanasan, pusing hingga akhirnya pingsan. Warna lambung Mirna juga berubah dan ada bercak hitam akibat zat korosif.

(slh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads