Nuryadi Bunuh Selingkuhan Istrinya karena Cemburu

Nuryadi Bunuh Selingkuhan Istrinya karena Cemburu

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 02 Agu 2016 17:45 WIB
Nuryadi Bunuh Selingkuhan Istrinya karena Cemburu
Foto: Kapolres Depok Kombes Harry Kurniawan/ istimewa
Jakarta - Nuryadi (28) ditangkap Satreskrim Polres Depok karena membunuh Sriyono alias Dadun (39), mantan pacar istrinya, RS (18). Nuryadi mengaku membunuh Sriyono karena kesal lantaran istrinya diajak mesum oleh korban.

"Pelaku telah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban. Motifnya karena emosi dan cemburu, karena korban mengirim SMS kepada istrinya yang isinya berupa ajakan untuk berhubungan badan," ujar Kapolres Depok Kombes Harry Kurniawan kepada detikcom, Selasa (2/8/2016).

Pembunuhan itu dilakukan tersangka pada Senin (21/7/2014) sekitar pukul 23.30 WIB di Kavling DDN RT 05/09 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok. Bermula ketika tersangka membaca pesan singkat yang dikirimkan korban ke nomor telepon genggam istrinya yang isinya ajakan untuk bertemu dan berhubungan badan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah membaca SMS tersebut, pelaku emosi ditambah lagi pelaku mengetahui bahwa korban adalah mantan istrinya," imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, setelah terbakar api cemburu, tersangka kemudian menyusun rencana untuk menghabisi nyawa korban. Tersangka kemudian memancing korban dengan mengumpankan istrinya untuk bertemu di satu tempat.

"Pelaku meminta istrinya untuk menyetujui ajakan korban untuk bertemu di danau daerah Cibubur," ujar Teguh.

Tersangka kemudian mengikuti istrinya dari belakang. Sampai akhirnya sekitar pukul 01.00 WIB, korban dan istri tersangka bertemu di danau tersebut.

"Korban dan istri pelaku sempat ngobrol sekitar 5 menit, kemudian pelaku dari belakang tiba-tiba menusukkan pisau yang sudah disiapkannya, ke punggung korban sebanyak 3 kali hingga korban terjatuh," lanjut Teguh.

Korban sempat melakukan perlawanan. Tetapi apa daya, tersangka yang masih memegang pisau itu kembali menghunusnya di bagian dada sebanyak 4 kali hingga akhirnya korban terjatuh dan bersimbah darah. Tidak sampai di situ saja, tersangka juga memukulkan batu sebesar kepala manusia ke wajah korban hingga tewas. Setelah memastikan korban tewas, tersangka kemudian mengambil uang korban, handphone dan motor.

"Setelah itu mayat korban diseret ke pinggir tembok pagar danau dan ditutupi dengan puing-puing agar tidak diketahui orang," tuturnya.

Usai melakukan pembunuhan, tersangka sempat berpindah-pindah tempat. 2 tahun selang kejadian, akhirnya tersangka berhasil dibekuk di Batam, Kepulauan Riau pada pekan lalu.


(mei/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads