"Saya memiliki kriteria, saya politisi pemula, tidak pernah memimpin birokrasi. Kalau misalnya bisa berpasangan, tentunya pernah memimpin birokrasi. Itu yang paling bagus, dengan tata kelola yang based practice," ujar Sandiaga Uno kepada detikcom di Jakarta, Selasa (2/8/2016).
Sandiaga mengatakan dirinya tidak mau setengah-setengah dalam mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Harapan Sandiaga untuk pemerintahan DKI Jakarta adalah keterbukaan dan transparansi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga ingin, ke depan salah satu target pertama saya adalah buku laporan keuangan provinsi DKI Jakarta harus tanpa pengecualian tahun 2017. Selama ini sudah pengecualian. Menurut saya ke depan kita harus mengedepankan profesionalisme dan tata kelola. Bukan hanya persepsi tapi juga realitas," sambungnya.
Saat ini komunikasi politik dilakukan oleh DPD dan DPP Gerindra kepada seluruh jaringan politik yang ada. Komunikasi politik dilakukan secara intens.
"Jadi komunikasi kami sangat terbuka. Komunikasi intens dan komunikasi yang menstimulasi calon pasangan, dan konstalasi saya serahkan kepada pemimpin partai memastikan kita dapat menatap representasi keinginan warga Jakarta," jelasnya. (tfq/tor)











































