Ditanya Kemungkinan Sanksi Lion Air Imbas Delay, Ini Kata Kemenhub

Ditanya Kemungkinan Sanksi Lion Air Imbas Delay, Ini Kata Kemenhub

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Selasa, 02 Agu 2016 13:33 WIB
Ditanya Kemungkinan Sanksi Lion Air Imbas Delay, Ini Kata Kemenhub
Foto: Presdir Lion Group Edward Sirait (kanan) dan Kabiro Infokom Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo (tengah) jumpa pers usai Lion Air bertemu Menhub Budi (Foto: Wisnu Prasetyo/detikcom)
Jakarta - Lion Air mengalami delay parah pada Minggu malam. Apakah ada kemungkinan sanksi bagi delay Lion Air yang sudah beberapa kali mengalami hal serupa?

"Kalau memberikan sanksi kan tidak serta merta. Kita harus melihat apakah ada kontribusi dari sarana, dari sistem, dari SDM di luar atau yang terkait dengan masalah penerbangan. Memang yang terjadi airline-nya delay, tapi delay itu kan banyak sekali penyebabnya," kata Kepala Biro Informasi dan Komunikasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo saat kemungkinan sanksi pada Lion Air yang delaynya parah untuk kesekian kali.

Hal itu disampaikan Hemi dalam jumpa pers di Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2016). Hadir pula dalam jumpa pers itu Presdir Lion Air Group Edward Sirait. Edward, mewakili Lion Air, menghadap Menhub Budi Karya untuk menjelaskan perihal delay massal Lion Air pada Minggu malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apakah tak ada sanksi tegas? Bukan tidak ada, beberapa kali sudah sering (diberi sanksi) juga. Ditjen Perhubungan Udara dulu tidak ter-blow up baru sekarang-sekarang. Dan terkait rekomendasi atau hal-hal yang perlu dilakukan Lion sebelum ini tetap berjalan, dan Lion pun sudah Pak Edo (Presdir Lion Group Edward Sirait) jelaskan, Pak Edo katakan di hadapan Pak Menteri perbaikan yang dilakukan masih kurang, akan ditingkatkan lagi," jelas Hemi.

Dalam jumpa pers ini pula, Presdir Lion Air Group Edward Sirait meminta maaf atas delay parah tersebut.

"Atas kejadian kemarin kami memohon maaf," ujar Edward.

Edward menjelaskan, hari ini Lion Air dipanggil Menhub. Dalam pertemuan tadi, Menhub meminta disampaikan data-data atas delay parah tersebut.

"Beliau mengatakan apabila ada data-data yang ingin disampaikan tolong disampaikan dan kami sudah menyampaikan data-data, bukan menjelaskan," kata Edward.

Sebelum dipanggil Menhub Budi, Lion Air sempat menyebut delay akibat alasan cuaca buruk. Kemudian Lion Air menambahkan menjelaskan bahwa ada masalah operasional dan teknikal di beberapa pesawat.

"Penyebab utama dari delay ini adalah masalah operasional di mana kami harus mengganti crew dikarenakan dampak delay pada siang hari yang disebabkan oleh masalah operasional dan terdapat beberapa pesawat yang mengalami masalah teknikal sehingga dampaknya kami harus melakukan penggantian crew pada penerbangan tujuan Lombok, Bengkulu, Surabaya dan Banjarmasin. Pada saat melakukan penggantian crew, kami terkena limitasi jam operasional Bandara tujuan sehingga kami harus menunda penerbangan sampai pagi hari ini," jelas Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/8/2016). (nwk/nrl)


Berita Terkait