Imigrasi Siap Bantu Polri Bongkar Pemalsuan Dokumen Kasus Perdagangan Orang

Imigrasi Siap Bantu Polri Bongkar Pemalsuan Dokumen Kasus Perdagangan Orang

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 02 Agu 2016 12:48 WIB
Imigrasi Siap Bantu Polri Bongkar Pemalsuan Dokumen Kasus Perdagangan Orang
Foto: Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Heru Santoso/ Jabbar detikcom
Jakarta - Oknum Imigrasi di wilayah kerja Jakarta inisial HS diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen belasan WNI yang dipaksa jadi PSK di Malaysia. Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkum HAM siap membantu polisi untuk mengungkap kasus itu.

"Kami kan sudah koordinasi ke Bareskrim. Apabila Bareskrim minta koordinasi kami pasti berkoordinasi, sudah pasti. Pihak kepolisian kan pasti bertanya ke kami," kata Kabag Humas Ditjen Imigrasi Heru Santoso saat dihubungi detikcom, Selasa (2/8/2016).

"Kami juga pasti akan selidiki dan telusuri itu, siapa orangnya. Kami pasti kooperatif, untuk penegakan hukum kami pasti kooperatif," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heru menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara jelas sisi apa yang diduga dipalsukan oleh oknum itu. Kata Heru, pihaknya harus menyelidiki hal itu.

"Kami kan juga belum jelas nih, pemalsuannya ini pemalsuan di mana, apa dokumennya dokumen pendukung yang dipalsukan atau paspornya diperoleh secara tidak sah," ujarnya.

Berdasarkan penuturan polisi, modus pemalsuan itu seolah-olah korban pernah mempunyai paspor dan hilang padahal tidak pernah punya paspor. Dalam memalsukan dokumen, oknum itu mendapat imbalan Rp 850 ribu untuk satu paspor.

"Tapi kan dia juga punya data pendukung lain dong, KTP, KK, akta lahir. Kita mesti selidiki kesana dulu semuanya, apakah itu palsu atau tidak," urainya saat dikonfirmasi soal modus pemalsuan. (idh/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads