BNPB: Aktivitas Vulkanik Gunung Rinjani Terpantau Masih Normal

BNPB: Aktivitas Vulkanik Gunung Rinjani Terpantau Masih Normal

Rini Friastuti - detikNews
Senin, 01 Agu 2016 21:20 WIB
BNPB: Aktivitas Vulkanik Gunung Rinjani Terpantau Masih Normal
Foto: Bandara Internasional Lombok NTB ditutup sementara karena dampak abu vulkanik Gunung Rinjani (Masaul/detikcom)
Jakarta - Akibat abu vulkanik dari Gunung Rinjani, Bandara Internasional Lombok ditutup dan sejumlah penerbangan dibatalkan. Meski begitu hingga saat ini aktivitas vulkanik di gunung tersebut masih terpantau normal sehingga belum dikategorikan berbahaya.

"Aktivitas vulkanik Gunung Rinjani masih normal. Pengamatan secara visual oleh PVMBG hingga pukul 17.30 WIB tidak terlihat adanya kepulan asap di puncak kawah dan tak ada peningkatan aktivitas vulkanik di gunung tersebut," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (1/8/2016).

Meski begitu, BNPB mengimbau supaya masyarakat tak melakukan aktivitas pendakian dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Gunung Rinjani dengan puncak Baujari, yang terletak di dalam kaldera Rinjani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rekomendasi (BNPB), masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pendakian atau berkunjung di dalam radius 1,5 km," kata Sutopo.

Bandara Internasional Lombok ditutup dari pukul 16.15 Wita hingga pukul 20.15 Wita, Senin (1/8/2016) akibat dampak erupsi dari anak Gunung Rinjani yaitu Gunung Baru Jari. Karena abu vulkanik sudah masuk ke dalam area bandara, penutupan Bandara Internasional Lombok diperpanjang hingga Selasa (2/8/2016) pukul 10.00 Wita.

"Penutupan Bandara Internasional Lombok diperpanjang sampai jam 10.00 Wita tanggal 2 Agustus 2016," ucap Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok, Oktoral S Wilar, saat dihubungi detikcom, Senin (1/8).

Akibat penutupan ini, pihak bandara telah membatalkan 29 penerbangan yang di dalamnya terdapat kedatangan, keberangkatan domestik dan internasional.

"Dampak dari abu vulkanik pembatalan penerbangan untuk hari ini yaitu 15 flight kedatangan. Kemudian 10 flight berangkat. Internasional 2 flight yang datang dan 2 berangkat," jelas General Manager PT AP I Bandara Internasional Lombok, I Gusti Ngurah Hardita, di lobi bandara. (rni/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini