Dirayu Hanura untuk Duetkan Kembali Ahok-Djarot, Ini Respons PDIP DKI

Dirayu Hanura untuk Duetkan Kembali Ahok-Djarot, Ini Respons PDIP DKI

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Senin, 01 Agu 2016 18:12 WIB
Dirayu Hanura untuk Duetkan Kembali Ahok-Djarot, Ini Respons PDIP DKI
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Hanura usulkan duet Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot dipertahankan untuk Pilgub DKI 2017. Menanggapi hal itu, PDIP DKI menyatakan masih belum mengambil keputusan. Mereka masih menunggu arah resmi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kami mendengar hasil tes-tes kemudian hasil reses akan diteruskan ke pucuk pimpinan partai, waktu masih panjang dalam target menetapkan pemimpin yang bijaksana dan arif ini bisa tercapai," kata Plt Ketua DPD PDIP Bambang Dwi Hartono di Kantor DPD PDIP, Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan (1/8/2016).

Bambang menambahkan, Hanura harus lebih bersabar jika ingin mengajak PDIP berkoalisi untuk dukung Ahok. Apalagi Ahok sejauh ini tidak ingin mengikuti mekanisme yang ada di PDIP untuk mendaftarkan diri sebagai calon gubernur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekali lagi ini masih panjang tetapi yang membahagiakan seperti ini pucuk pimpinan kedua partai sepakat apabila tidak bersepakat mengusung pasangan calon kita tetap hubungannya baik. Jangan sampai kemudian beda calon dan cara pandang lalu menimbulkan masalah," jelasnya.

Dikatakan Bambang, PDIP tidak ingin tergesa-gesa dalam memutuskan pilihannya untuk DKI 1.

"Harapannya memimpin yang arif dan bijaksana di Jakarta ini banyak yang pinter, yang baik dan SDM banyak yang bagus," kata Bambang.


DPD Hanura DKI bertemu DPD PDIP Jakarta (Foto: Wisnu P/detikcom)


Rayuan Hanura, kata Bambang, sejauh ini belum menggoyahkan. PDIP masih menunggu arahan ketua umum Megawati Soekarnoputri sebelum secara resmi mengumumkan siapa calon yang mereka usung.

"Menurut aturan kami, yang punya hak adalah kongres, dan kongres mengatur peran ketum. Ketum punya hak itu jadi terus terang kita nggak berandai andai jadi kita harus patuhi ketua umum," ucapnya.

"(Rayuan Hanura) belum menggoyahkan, jadi masih akan saling rayu-merayu," imbuhnya


(erd/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads