Mahasiswa Tolak Abdillah Jadi Walikota Medan Lagi
Kamis, 24 Mar 2005 15:22 WIB
Medan - Pencalonan Abdillah sebagai Walikota Medan untuk kedua kalinya mulai ditentang. Sejumlah mahasiswa yang berdemo di Medan pada hari ini, Kamis (24/3/2005) menilai, Abdillah terlibat dalam kasus money politics dan kasus ruislag sejumlah bangunan milik Pemerintah Kota Medan.Aksi demo menentang pencalonan Abdillah memang sudah beberapa kali berlangsung dua pekan belakangan ini. Sementara puluhan mahasiswa yang berdemo pada hari ini, antara lain berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) dan menamakan dirinya Aksi Bersama Mahasiswa Medan.Mereka datang dari kampusnya di Jalan Kolam, Medan Estate, sekitar pukul 12.30 Wib dengan menggunakan sejumlah angkutan kota dan selanjutnya melakukan orasi di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Jalan Kejaksaan Medan."Kami menolak dengan tegas pencalonan kembali Abdillah menjadi Walikota Medan pada Pemilihan Kepala Daerah Juni 2005 mendatang, karena adanya indikasi terlibat money politics pada beberapa anggota DPRD Medan pada pemilihannya tahun 2000 lalu," kata para mahasiswa dalam orasinya.Sejumlah spanduk dan yang dibawa antara lain "Tolak Pencalonan Abdillah sebagai Walikota Medan 2005- 2010", "Usut Kasus Money Politic Abdillah", dan "Pemko Medan Sarang Korupsi".Kasus lain Abdillah, kata mahasiswa tersebut, termasuk juga ruislag tanah SD Negeri No. 060900 seluas sekitar satu hektar di Jalan Brigjen Zein Hamid dan Kebun Binatang Medan yang turut melibatkan aparat Pemko Medan lainnya.Setelah Humas Kejaksaan Tinggi Sumut, AJ Ketaren, yang menerima mahasiswa tersebut menyatakan akan menyampaikan masalah ini kepada pimpinannya, parapendemo membubarkan diri sekitar pukul 14.00 WIB dengan tertib.
(nrl/)











































